alexametrics

Intiland Dukung Program Sejuta Rumah

loading...
Intiland Dukung Program Sejuta Rumah
Intiland dukung program sejuta rumah. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Perusahaan pengembang properti PT Intiland Development Tbk (kode emiten: DILD) bersama sejumlah pengembang properti di daerah, memulai program pengembangan perumahan rakyat dalam rangka mendukung Program Sejuta Rumah dan mengatasi backlog perumahan nasional.

Pelaksanaan program ini ditandai dengan kegiatan ground breaking pembangunan unit-unit rumah dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahaan (FLPP) di kawasan perumahan Puri Permata Indah, Pacitan, Jawa Timur.



Wakil Ketua Umum Bidang Properti Kadin Indonesia, Hendro Gondokusumo mengatakan melalui kerja sama kemitraan seperti ini, dapat membangun sinergitas antara pengembang nasional dan pengembang daerah. Kadin selaku induk organisasi mengharapkan bahwa program kerja sama kemitraan bisa menjadi model yang dapat diperluas sehingga bisa melibatkan dan bekerja sama dengan para pengembang di Realestat Indonesia (REI) maupun asosiasi pengembang properti lainnya.

"Mudah-mudahan program kerja sama kemitraan semakin berkembang dan bisa melibatkan para pengembang nasional maupun daerah lainnya, sehingga bisa menyukseskan program sejuta rumah," ujar Hendro yang juga sebagai Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Intiland Development dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/1/2018).

Dimulainya pelaksanaan pembangunan unit-unit rumah ini merupakan tindaklanjut dari kesepakatan kerja sama Intiland dan sejumlah pengembang daerah pada Oktober 2017. Program kerja sama kemitraan ini melibatkan Intiland dengan tiga pengembang properti daerah yakni PT Menara Tinggi Bertumbuh (MTB), PT Cipta Griya Sriwijaya (CGS), dan PT Multi Bangun Realtindo (MBR).

Direktur Utama MTB, Tomi Wistan menjelaskan dalam kerja sama kemitraan ini, pihaknya akan membangun unit-unit rumah baru di tahap 2 perumahan Puri Permata Indah. Pihaknya juga telah menjalin kolaborasi dengan mengajak dan memberdayakan para pengusaha setempat yang selama ini jangkauan bisnisnya ada di sekitar wilayah Pacitan, meliputi Solo, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

"Kami percaya dengan menjalin kolaborasi dan kerja sama dengan pengusaha lokal, maka pengembangan proyek ini akan sukses. Kami melihat banyak pengusaha lokal yang potensial dan memiliki pengalaman, sumber daya, jejaring, dan pengenalan pasar yang sangat baik," ujar Tomi.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak