WhatsApp Kalahkan Ecommerce Sebagai Tempat Jualan UMKM
Rabu, 13 Desember 2023 - 13:45 WIB
loading...
WhatsApp masih menjadi pilihan utama UMKM untuk berjualan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengungkapkan, berdasarkan data Google, ekonomi digital masih terus mengalami peningkatan. Dia mengatakan bahwa, penopang dari peningkatan tersebut merupakan sektor e-commerce .
Baca juga: Hypernet Technologies Beri Kontribusi dalam Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia
"Sektor e-commerce ini menopang sekitar 70% dari total transaksi ekonomi digital di Indonesia. Memang e-commerce jadi tulang punggung untuk ekonomi digital kita yang masih tumbuh cukup positif," kata Nailul dalam siaran Market Review di IDX Channel, Rabu (13/12/2023).
Namun Nailul menyayangkan e-commerce di Indonesia belum bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku UMKM di Tanah Air. Sebab menurutnya baru 23% pelaku UMKM yang memanfaatkan e-commerce untuk berjualan, dan sebagian besar hanya menggunakan platform WhatsApp.
Baca juga: Zara Tepis Hina Palestina, Jelaskan Tujuan Iklan yang Dibuat
"90% pelaku usaha kita terutama UMKM untuk menggunakan itu menggunakan WhatsApp sebagai media penjualan, baru 23% mereka menggunakan e-commerce," terangnya.
Baca juga: Hypernet Technologies Beri Kontribusi dalam Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia
"Sektor e-commerce ini menopang sekitar 70% dari total transaksi ekonomi digital di Indonesia. Memang e-commerce jadi tulang punggung untuk ekonomi digital kita yang masih tumbuh cukup positif," kata Nailul dalam siaran Market Review di IDX Channel, Rabu (13/12/2023).
Namun Nailul menyayangkan e-commerce di Indonesia belum bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku UMKM di Tanah Air. Sebab menurutnya baru 23% pelaku UMKM yang memanfaatkan e-commerce untuk berjualan, dan sebagian besar hanya menggunakan platform WhatsApp.
Baca juga: Zara Tepis Hina Palestina, Jelaskan Tujuan Iklan yang Dibuat
"90% pelaku usaha kita terutama UMKM untuk menggunakan itu menggunakan WhatsApp sebagai media penjualan, baru 23% mereka menggunakan e-commerce," terangnya.
(uka)
Lihat Juga :