alexametrics

BNVLabs Jalin Kerja Sama dengan Tiga Startup Digital

loading...
BNVLabs Jalin Kerja Sama dengan Tiga Startup Digital
Logo BNVLabs yang dibentuk oleh Bank Bukopin. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - BNVLabs, pusat inkubasi startup khususnya financial technology (fintech) menjalin kerja sama dengan tiga startup digital, yakni Triplogic, Karapan, dan Eragano. BNVLabs merupakan hasil kerja sama antara Bank Bukopin dengan PT Kibar Kreasi Indonesia sejak Maret 2017 lalu.

"Sebagai salah satu bank yang turut mendukung pemanfaatan teknologi digital untuk industri finansial, Bukopin hadir sebagai pelaku ekosistem fintech terdepan di lndonesia," kata Direktur Tl & Pengembangan Bisnis Bank Bukopin, Adhi Brahmantya di Jakarta, Selasa (30/1/2018). Dia melanjutkan, Triplogic merupakan startup yang bergerak di bidang travel dan logistik.

Dengan melihat kebutuhan antara penumpang pesawat dan kebutuhan pengiriman barang yang cepat, Triplogic menyediakan layanan penghubung pengirim barang dan traveler yang memiliki tujuan sama dengan pengirim barang.



Sementara Karapan merupakan e-commerce peternakan modern berbasis web dan Android. Adhi memaparkan, Karapan menyediakan produk yang memberikan menghadirkan solusi end to end dalam bisnis peternakan sapi.

Sedangkan, Eragano merupakan startup yang berfokus pada pengembangan area pertanian di Pulau Jawa dan sebagian Nusa Tenggara. Pada platform-nya, Eragano menyediakan beberapa fitur seperti penjualan perlengkapan pertanian dan pupuk, penjualan hasil panen, sistem pengelolaan sawah, dan pemberian pinjaman kepada para petani.

CEO Triplogic, Oki Earlivan Sampurna menuturkan, adanya dukungan dari perbankan berupa inkubasi dan permodalan menjadi suatu keuntungan untuk startup dalam akselerasi bisnis dan pasarnya. "BNVLabs sebagai akselerator dari Bank Bukopin membantu kami dalam akses permodalan, jaringan, teknologi pembayaran, serta dukungan skill management dalam proses pematangan Triplogic," ungkap dia.

Lebih lanjut Adhi menuturkan, Bukopin juga baru saja meluncurkan layanan berbasis digital guna menjaring nasabah generasi milenial. Produk yang diberi nama Tabungan Woke ini diharapkan dapat membuat transaksi keuangan lebih cepat, mudah dan aman.

Menurut Adhi, melalui produk digital ini, nasabah tidak perlu ke bank apabila ingin membuat rekening tabungan, serta dapat diakses di manapun. Bukopin berharap dengan Wokee maka masyarakat akan lebih dimudahkan dalam hal bertransaksi, baik untuk transaksi perbankan maupun transaksi pembelanjaan di merchant.

"Dengan Wokee, nasabah tidak perlu lagi membawa kartu ATM kemana-mana, karena dengan Wokee nasabah bisa melakukan tarik tunai tanpa menggunakan kartu ATM dan belanja di merchant-merchant dengan media Pay by QR Code," jelas Adhi. Layanan digital perbankan ini juga menyediakan fitur-fitur seperti, payment and purchase untuk transaksi PLN ataupun pulsa selular, split interest yang memungkinkan nasabah memisahkan antara saldo tabungan dengan bunga, send money antarrekening Wokee dan lain-lain.

Adapun, saat ini pengguna aplikasi Wokee sudah berjumlah 3.000, sejak diluncurkan pada Desember 2017 lalu. Untuk tahun pertama, perseroan menargetkan dapat menggaet sedikitnya 200.000 pengguna.

Salah satu strateginya antara lain dengan melakukan kerja sama dengan berbagai pihak antara lain komunitas, lembaga pendidikan, perluasan kerja sama dengan merchant ritel serta menggandeng beberapa bank lain. Menurut Adhi, melalui teknologi digital pihaknya dapat menghemat beragam biaya operasional.

Dengan layanan digital perbankan ini perseroan berharap mampu mengenjot kinerja Bukopin terutama dari penghimpunan dana. Adhi menuturkan, setidaknya perseroan menargetkan dana pihak ketiga (DPK) dapat tumbuh di level 10% tahun ini dengan bantuan digital.

Adhi menjelaskan, aplikasi Wokee juga didorong untuk meningkatkan transaksi nasabah perseroan serta menorong pendapatan berbasis komisi (fee based income) Bukopin. "Kami target paling tidak DPK dan fee based bisa naik 10% di tahun ini lewat bantuan Wokee," ungkap dia.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak