alexametrics

Wawancara Presiden Direktur MNC Finance, Suhendra Lie

Memimpin dengan Kekeluargaan dan Menjaga Integritas

loading...
Memimpin dengan Kekeluargaan dan Menjaga Integritas
Presiden Direktur MNC Finance Suhendra Lie. FOTO/KORAN SINDO
A+ A-
KETATNYA persaingan di industri pembiayaan di Indonesia menuntut perusahaan pembiayaan untuk lebih kreatif dan inovatif dalam pelayanan maupun pemasaran produk. Peningkatan daya saing perusahaan mutlak dilakukan, salah satu caranya melalui digitalisasi.

Digitalisasi telah menyentuh hampir semua sektor usaha dan gaya hidup masyarakat, khususnya di perkotaan. MNC Finance sangat menyadari hal tersebut dan berkomitmen menerapkan digitalisasi, antara lain dalam proses pengajuan kredit sehingga diharapkan bisa lebih cepat dan aman. Apa saja strategi perusahaan menghadapi tantangan dan peluang di 2018? Berikut petikan wawancara KORAN SINDO dengan Presiden Direktur MNC Finance Suhendra Lie di Jakarta belum lama ini.

Bisa diceritakan awal karier Anda hingga menjabat sebagai Presiden Direktur di MNC Finance?
Saya sudah lima tahun bekerja di MNC Finance dan sudah empat tahun ini menjabat sebagai presiden direktur. Sebelumnya, saya sempat bekerja di beberapa perusahaan pembiayaan, seperti PT Astra Sedaya Finance, lalu pindah ke PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (Columbia Group) dengan jabatan terakhir CFO. Kemudian sempat menduduki jabatan sebagai VP Marketing, Credit, AR and Operation Direktorat di PT Tunas Financindo Sarana yang saat ini menjadi PT Mandiri Tunas Finance. Hingga posisi terakhir saya sebagai Direktur Marketing di PT Clipan Finance Indonesia Tbk, sebelum akhirnya masuk ke MNC Finance sebagai wakil direktur utama.



Apa yang menarik dari industri pembiayaan?
Dunia pembiayaan itu market-nya sangat luas dan dibutuhkan tantangan lebih untuk menggarap pasar ini. Hal ini jelas berbeda dengan industri perbankan. Para costumer-nya membutuhkan proses yang cepat namun harus tetap aman, dan kami juga harus menyalurkan pembiayaan yang berkualitas. Ini membuat saya tertarik berkecimpung di industri pembiayaan karena dibutuhkan seni tersendiri. Intinya, kami memberikan proses yang cepat sehingga nasabah tidak dipersulit, tapi tetap dengan kualitas layanan yang bagus dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian.

Bagaimana strategi bisnis MNC Finance pada tahun ini?
MNC Finance memfokuskan pembiayaan consumer, yaitu rumah dan otomotif. Di pembiayaan KPR, perseroan fokus pada pembiayaan rumah bekas, KPR FLPP, dan multiguna dengan jaminan sertifikat rumah. Sedangkan untuk pembiayaan otomotif berupa pembiayaan kendaraan roda empat bekas, baik itu kendaraan penumpang maupun komersial serta multiguna dengan jaminan BPKB mobil. Tahun ini tetap fokus di mobil bekas dan pembiayaan multiguna dengan jaminan BPKB atau sertifikat rumah, karena selain dilihat fluktuasi harga, marginnya jauh lebih baik dan pasarnya juga sangat besar.

Inovasi apa yang diterapkan MNC Finance dalam menghadapi persaingan?
Kami akan tekankan proses digitalisasi dari sisi marketing, kredit, maupun operation. Jadi, kami mencoba semua proses yang ada dan dilakukan secara digital sehingga intervensi manusia nanti akan dikurangi untuk mempercepat proses. Kami buat satu standarisasi yang lebih baik, karena ke depan, kita perhatikan era internet ini semua mengarah ke digital yang membutuhkan kecepatan.

Untuk end user, kami akan mengarahkan customer agar mereka bisa apply sendiri secara digital. Untuk mempercepat servis, kami luncurkan layanan i-Track di mana kami bisa melacak dan mengontrol aplikasi yang telah diproses agen maupun showroom sehingga waktu pelayanannya lebih cepat. Dengan begitu, para agen/showroom juga bisa melihat sendiri dashboard untuk status dan sudah sampai mana prosesnya. Tim kami juga bisa mengecek, sudah sejauh mana proses pengerjaan aplikasinya. Adapun untuk end user sendiri, kami akan menggunakan aplikasi Bang Kredit Mobile, ini bisa mengajukan kredit multiguna.

Bisa juga untuk pembiayaan beli mobil, baik langsung dari customer ke customer ataupun dari showroom sehingga prosesnya semua secara digital. Untuk pemasaran secara digital ini, kami ada tim digital marketing yang akan membangun brand awareness menciptakan market untuk semua cabang kami serta memonitori bagaimana aplikasi customer. Digital marketing ini akan menjadi core MNC Finance yang akan terus dikembangkan.

Bisa dijelaskan apa fungsi dari aplikasi i-Track yang baru saja diluncurkan MNC Finance?
Dalam menjaga hubungan dengan agen agar tetap berjalan baik, dengan standar layanan dan meningkatkan komunikasi serta kepercayaan dari masing-masing pihak, kami meluncurkan aplikasi yang bisa menunjang kinerja bersama, yaitu i-Track. Ini adalah sebuah aplikasi untuk memantau data calon nasabah yang direkomendasikan oleh para agen, karena aplikasi ini dikhususkan bagi para agen yang sudah terdaftar dan bekerja sama dengan MNC Finance.

Agen dapat melakukan submit dan monitoring status data calon nasabah kepada MNC Finance dari dashboard yang tersedia sehingga komunikasi bisa ditingkatkan antara MNC Finance dan agen secara digital. Aplikasi ini user friendly, juga memudahkan agen-agen memonitori setiap calon nasabah yang direferensikan secara up to date. Selain itu, komunikasi dan koordinasi antara agen dan manajemen MNC Finance menjadi lebih lancar.

Terkait dengan leadership, bagaimana Anda menerapkan prinsip kepemimpinan di perusahaan?
Saya menerapkan reward dan punishment dengan prinsip kekeluargaan namun menjaga integritas. Artinya, karyawan yang bagus harus dihargai, sebaliknya jika salah tetap ada hukumannya. Namun, saya kombinasikan dengan cara kekeluargaan agar suasana harmonis tapi tetap tegas serta menjaga integritas. Dalam hal ini, para karyawan juga bisa memberikan masukan agar terjadi komunikasi dua arah. Dengan begitu, mereka berani berbicara dan bisa mengeluarkan ide sehingga kreativitas mereka juga bisa tumbuh dan dikembangkan agar perusahaan bisa tumbuh dengan tim yang kuat.

Reward seperti apa yang ada Anda berikan kepada karyawan?
Kami menerapkan pemberian predikat karyawan terbaik maupun cabang terbaik setiap tahun. Selain itu, ada reward berupa insentif untuk yang mencapai target serta ada tour untuk karyawan terbaik. MNC Group juga ada program sangat bagus bagi karyawan terbaik, yaitu tour kerohanian gratis, seperti umrah dan ke holyland.

Bagaimana cara Anda menyatukan visi dan misi kepada seluruh karyawan?
Visi dan misi MNC Finance ingin menjadi perusahaan pembiayaan yang fokus kepada costumer finance sehingga harus memberikan proses yang cepat. Selain itu, tentu kami ingin memberikan kualitas yang bagus. Untuk menyatukan visi dan misi tersebut, kami ada Board of Director (BoD) Forum atau pertemuan jajaran direksi yang turut dihadiri para GM. Di situ kita sampaikan apa visi dan misi perusahaan, nanti mereka akan menyampaikan kepada masing-masing bawahannya. Selain itu, kami juga terus melakukan sosialisasi kepada seluruh karyawan, baik itu melalui email maupun portal perusahaan.

Apa pengalaman paling berharga yang pernah Anda rasakan ketika menjabat sebagai Presiden Direktur MNC Finance?
Pengalaman yang paling menarik itu ketika para nasabah membutuhkan modal kerja dan kami bisa membantu customer dengan memberikan pembiayaan kredit multiguna atau pembelian mobil. Jadi, kalau kami bisa membantu customer dengan memberikan pinjaman yang cepat dan tepat, lalu kemudian customer menjadi sukses dan maju, di situ ada kesenangan tersendiri bagi saya. Di sisi lain, ada juga customer ingin memiliki kendaraan, baik untuk operasional pekerjaan maupun kebutuhan keluarga, tapi tidak tahu cara mendapatkannya. Di situ, kami berusaha membantu dan memudahkan caranya. Saya berharap MNC Finance bisa membantu mewujudkan impian para customer, tapi kami berharap nasabah juga bisa membantu kami dengan pembiayaan yang lancar.

Bagaimana upaya Anda dalam memacu jumlah pembiayaan?
Selain digitalisasi proses dan marketing, MNC Finance setiap tahun memberikan penghargaan dengan total hadiah mencapai Rp500 juta kepada para agen dan showroom yang berhasil mencapai angka penjualan terbaik. Ini merupakan apresiasi atas kontribusi dari para agen dan showroom yang telah meraih penjualan terbaik. Selain memberikan penghargaan, kami juga memberikan tour reward ke Bali kepada sejumlah agen yang berkontribusi besar.

Untuk tahun 2018 ini, kami akan mengajak agen yang berprestasi liburan ke Lombok atau Korea Selatan sesuai dengan kontribusi yang diberikan. Tahun ini kami juga akan membagi dua penghargaan bagi agen dengan penjualan terbaik dan showroom dengan penjualan terbaik. Masing-masing penghargaan tersebut akan diberikan total hadiah senilai Rp500 juta.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak