Prospek Bisnis Ritel Positif, Alfamidi Bakal Tambah 200 Gerai di 2024
Rabu, 20 Desember 2023 - 12:05 WIB
loading...
A
A
A
Dalam hal ini, Suantopo menyampaikan bahwa perseroan tetap berkomitmen mengembangkan gerai Lawson dan meyakini potensi Lawson convenience store dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pemilihan lokasi gerai, menjaga keseimbangan antara kualitas dan kuantitas, dan memprioritaskan profitabilitas.
Untuk pembangunan gerai baru Alfamidi dan Lawson, perseroan berencana untuk merelokasi operasional dua gudang yang disewa oleh MIDI yang berlokasi di Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara, ke gudang baru milik perseroan yang berlokasi di provinsi yang sama.
Baca Juga: Alfamidi Tebar Dividen Rp119,9 Miliar, Catat Kapan Tanggal Cairnya
Kedua gudang baru tersebut ditargetkan beroperasi pada kuartal II dan kuartal IV tahun 2024. Suantopo bilang, gudang baru tersebut akan menambah kapasitas normal menjadi 310 gerai. “Dengan penambahan kapasitas ini, diharapkan gerai yang dipasok oleh gudang ini bisa menjual lebih banyak jenis produk, terutama produk makanan segar, sehingga bisa meningkatkan penjualan dan margin,” ujar Suantopo.
Lebih lanjut, di tahun 2024 mendatang perseroan menganggarkan belanja modal atau capital expenditure sebesar Rp1,4 triliun, yang di antaranya akan dialokasikan untuk pembangunan gerai Alfamidi dan Lawson. Sumber dana belanja modal tahun depan, kata Suantopo, akan berasal dari internal kas perseroan dan hasil penerbitan saham baru melalui penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.
Untuk pembangunan gerai baru Alfamidi dan Lawson, perseroan berencana untuk merelokasi operasional dua gudang yang disewa oleh MIDI yang berlokasi di Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara, ke gudang baru milik perseroan yang berlokasi di provinsi yang sama.
Baca Juga: Alfamidi Tebar Dividen Rp119,9 Miliar, Catat Kapan Tanggal Cairnya
Kedua gudang baru tersebut ditargetkan beroperasi pada kuartal II dan kuartal IV tahun 2024. Suantopo bilang, gudang baru tersebut akan menambah kapasitas normal menjadi 310 gerai. “Dengan penambahan kapasitas ini, diharapkan gerai yang dipasok oleh gudang ini bisa menjual lebih banyak jenis produk, terutama produk makanan segar, sehingga bisa meningkatkan penjualan dan margin,” ujar Suantopo.
Lebih lanjut, di tahun 2024 mendatang perseroan menganggarkan belanja modal atau capital expenditure sebesar Rp1,4 triliun, yang di antaranya akan dialokasikan untuk pembangunan gerai Alfamidi dan Lawson. Sumber dana belanja modal tahun depan, kata Suantopo, akan berasal dari internal kas perseroan dan hasil penerbitan saham baru melalui penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.
(nng)
Lihat Juga :