alexametrics

BI: Momentum Pemulihan Ekonomi Domestik Terus Berlanjut

loading...
BI: Momentum Pemulihan Ekonomi Domestik Terus Berlanjut
BI menilai momentum pertumbuhan ekonomi domestik terus berlanjut. Foto: Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan, momentum pemulihan ekonomi Indonesia berlanjut. Pertumbuhan ekonomi sampai dengan kuartal IV/2017 tidak hanya lebih tinggi dari kuartal sebelumnya, namun juga mempunyai struktur yang membaik dengan investasi dan ekspor yang tumbuh tinggi.

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan, daerah penghasil komoditas juga tumbuh tinggi, seperti di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. "Ketiganya sebagai daerah penghasil komoditas yang mencatat pertumbuhan relatif tinggi sejalan dengan peningkatan harga komoditas," ujar Mirza di Jakarta, akhir pekan ini.

Sementara itu, inflasi tahun 2017 juga tercatat terkendali pada level yang rendah di kisaran 4% plus minus 1%. Secara keseluruhan tahun, inflasi 2017 mencapai 3,61% (yoy). Dengan perkembangan ini, inflasi dalam tiga tahun berturut turut berhasil dikendalikan dalam kisaran sasaran.

Sedangkan pada Januari 2018, IHK berada dalam level 3,25% (yoy), dan sebesar 0,62% (mtm). Adapun neraca pembayaran indonesia kuartal IV 2017 tercatat surplus sebesar USD1,0 miliar.

Deputi Direktur Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan mengatakan, hal tersebut ditopang oleh transaksi modal dan finansial yang mencatat surplus cukup besar, terutama bersumber dari investasi langsung dan investasi portofolio. Sementara itu, defisit transaksi berjalan tetap terkendali dalam batas yang aman.

"Dengan perkembangan tersebut, posisi cadangan devisa pada akhir Desember 2017 meningkat menjadi USD130,2 miliar, tertinggi dalam sejarah," ujarnya.

Menurut dia, cadangan devisa tersebut cukup untuk membiayai kebutuhan pembayaran impor dan utang luar negeri pemerintah selama 8,3 bulan dan berada di atas standar kecukupan internasional.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top