alexametrics

Dolar AS Tergelincir 0,26% Mendorong Naik Rupiah

loading...
Dolar AS Tergelincir 0,26% Mendorong Naik Rupiah
Rupiah pagi ini dibuka menguat di pasar spot. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di pasar spot dibuka menguat 8 poin atau 0,06% ke level Rp13.631 per USD, pada Selasa (13/2/2018). Rupiah semakin melaju pada pukul 10.37 WIB, di indeks Bloomberg dengan menguat 15 poin atau 0,11% menjadi Rp13.624 per USD dibanding penutupan Senin di Rp13.639 per USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan penguatan rupiah pada pagi ini, dengan menguat 17 poin atau 0,12% menjadi Rp13.638 per USD, setelah kemarin ditutup jatuh ke Rp13.655 per USD.

Data SINDOnews yang bersumber dari Limas, rupiah pada Selasa pagi ini berada di level Rp13.640 per USD, menguat 15 poin dari penutupan Senin kemarin di Rp13.655 per USD.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia mematok rupiah pada Selasa ini di Rp13.644 per USD, alias terdepresiasi 35 poin dari posisi Senin di Rp13.609 per USD.



Kenaikan rupiah seiring USD yang tergelincir pada perdagangan Selasa (13/2/2018) karena pasar saham global menunjukkan beberapa tanda stabilitas setelah penurunan tajam pekan lalu, sehingga menghidupkan kembali risk appetite, yang menempatkan USD pada level defensif akibat kekhawatiran mengenai surutnya keuntungan imbal hasil.

Melansir Reuters, indeks USD yang melacak pergerakan greenback terhadap sejumlah mata uang utama tergelincir 0,26% menjadi 90,142. Alhasil euro mengambil untung lebih dari 2 sen menjadi USD1,2298 EUR.

Aksi beli euro menjadi salah satu perdagangan populer awal tahun ini, dengan pandangan bahwa bank sentral Eropa (ECB) akan mengurangi stimulusnya akhir tahun ini didukung oleh pemulihan yang kuat dalam ekonomi zona euro.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak