alexametrics

OJK Jelaskan Program Inklusi Keuangan di Depan Ratu Maxima

loading...
OJK Jelaskan Program Inklusi Keuangan di Depan Ratu Maxima
OJK menerima kunjungan Ratu Maxima dari Belanda sebagai UNSGSA untuk pembangunan inklusi keuangan. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerima kunjungan Ratu Maxima dari Belanda yang hadir sebagai United Nations Secretary General's Special Advocate (UNSGSA) untuk pembangunan inklusi keuangan.

Dalam pertemuan tersebut, OJK menjelaskan program-program inklusi keuangan yang telah dijalankan termasuk dua program inisiatif yang baru dikeluarkan yaitu kredit usaha rakyat (KUR) Klaster dan Bank Wakaf Mikro.

"Kami menyambut baik tawaran Ratu Maxima untuk meningkatkan program inklusi keuangan di Indonesia agar berjalan lebih baik dan cepat," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso di Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Dia menjelaskan, kemajuan sejumlah program inklusi keuangan yang telah dijalankan OJK dengan tujuan meningkatkan akses masyarakat ke sektor jasa keuangan. Sehingga, diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan dan menurunkan kesenjangan pendapatan.

Menurutnya, untuk terus memperkuat program inklusi keuangan tersebut, OJK berinisiatif mengembangkan program KUR Klaster yaitu penyaluran KUR yang berasal dari perbankan kepada para pelaku usaha mikro, petani atau nelayan dengan pendampingan serta pemasaran produk yang sudah disiapkan oleh mitra usaha dari perusahaan BUMN, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Badan Usaha Milik Antar Desa (BUMADes) maupun swasta.

"Dalam pelaksanaannya, KUR Klaster ini akan melibatkan Pemerintah Daerah untuk memberikan pelatihan kepada calon penerima KUR," urai Wimboh.

Selain itu, OJK juga berinisiatif memperluas pembentukan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (Bank Wakaf Mikro) dengan skema pembiayaan tanpa agunan maksimal Rp1 juta, dan margin setara 3%, yang didukung program pemberdayaan dan pendampingan.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top