alexametrics

Mentan Resmikan Ekspor Jagung Gorontalo 57.650 Ton ke Filipina

loading...
Mentan Resmikan Ekspor Jagung Gorontalo 57.650 Ton ke Filipina
Jagung dari Gorontalo diekspor ke Filipina sebanyak 57.650 ton. Foto: Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melepas ekspor jagung dari Gorontalo, sebanyak 57.650 ton dari total 100.000 ton ke Filipina.

Pada kesempatan tersebut, Amran didampingi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf dan Wakil Ketua Komisi IV Roem Kono.

Dalam sambutannya Amran mengucapkan rasa bersyukurnya karena Indonesia sudah mampu melakukan ekspor. Padahal, di tahun 2015 yang lalu Indonesia masih melakukan impor jagung hingga 3,6 juta ton.

"Dan hari ini, syukur Alhamdulillah, kita bisa ekspor jagung. Kita putar keadaan," kata Amran melalui keterangan tertulisnya, Rabu (14/2/2018).



Menurut dia, keberhasilan ekspor jagung ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang menginstruksikan bahwa pemerintah harus bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat dengan mendorong ekspor dan investasi

"Total peningkatan produksi jagung sejak pemerintahan Jokowi-JK di Gorontalo akan membawa tambahan pendapatan bagi petani Gorontalo sebesar Rp4 triliun," kata Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

Di tempat yang sama, Ketua KPPU Syarkawi Rauf menegaskan agar produksi jagung yang sebelumnya hanya 300.000 ton dan saat ini mencapai 1.552.136 ton tersebut tidak dipermainkan oleh siapapun. "Kita harus bela dan bantu petani," tegas Syarkawi.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Gorontalo menyampaikan bahwa  produksi jagung di daerahnya mampu memperbaiki perekonomian masyarakatnya.  "Di sini, sudah 75% masyakat naik haji berkat jagung," kata Habibie.

Sebelum pelepasan ekspor tersebut, Amran bersama para pejabat terkait lain juga melakukan panen jagung di areal seluas 100 hektare dengan produksi 7,2 ton per hektare.

Gorontalo saat ini mempunyai potensi lahan pertanian seluas 198.655 hektare. Rinciannya, lahan sawah seluas 14.298 hektare dan bukan sawah 163.017 hektare.

Panen jagung di Provinsi Gorontalo hampir tidak mengenal waktu dan musim. Ini dapat dilihat dari perkiraan panen dua bulan ke depan dengan luas areal yang akan dipanen mencapai 82.263 hektare.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak