alexametrics

Citilink Resmi Terbang Langsung Jakarta-Banyuwangi

loading...
Citilink Resmi Terbang Langsung Jakarta-Banyuwangi
Maskapai Citilink resmi menerbangi rute barunya Jakarta-Banyuwangi (PP) secara langsung. Foto: Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Hadir dalam acara tersebut antara lain Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Dirut AP II, Muhammad Awaluddin, dan Dirut PT Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahyo.

Menpar Arief Yahya mengapresiasi Citilink yang membuka penerbangan langsung Jakarta-Banyuwangi mengikuti perusahaaan induknya Garuda Indonesia maupun maskapai NAM Air dan Wings Air yang lebih dahulu membuka rute yang sama tahun lalu.



"Rute Jakarta-Banyuwangi memiliki potensi pasar yang menjanjikan karena sektor pariwisata, dunia usaha, dan sektor pendidikan di Banyuwangi terus berkembang, terlihat dari jumlah kunjungan yang meningkat dari tahun ke tahun. Hampir 70-80% rute pengguna jasa penerbangan dari Banyuwangi adalah menuju Jakarta," kata Menpar Arief Yahya dalam siaran pers.

Menpar menambahkan, wisman yang mengunjungi Banyuwangi di 2017 sepertiga dari total kunjungan wisman ke Jawa Timur. Karena itu, keputusan Citilink membuka rute baru ke Banyuwangi dinilainya sangat tepat.

Tahun 2017 tercatat jumlah kedatangan penumpang di Bandara Banyuwangi (dahulu Blimbingsari) sebanyak 188.949 orang atau naik hingga 66,9% dibandingkan tahun 2016 sebanyak 113.153 penumpang, sementara itu kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Banyuwangi tahun 2017 sebanyak 91.579 wisman dan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 4,7 juta wisnus.

"Banyuwangi memberikan kontribusi sebesar 26,77% terhadap kunjungan wisman ke Jawa Timur (Jatim) pada 2017 sebanyak 239.411 wisman," papar Arief Yahya.

Pertumbuhan ekonomi Banyuwangi juga terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2016 tercatat pertumbuhan sebesar 6,01%, angka tersebut lebih tinggi dari provinsi Jawa Timur dan nasional. Sementara target tahun 2018 tercatat sebesar 6,57%. Rute penerbangan ini pula bisa menjadi penghubung daerah yang ada di sekitar Banyuwangi seperti Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Bali Barat.

Dirut PT Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahyo mengatakan, Citilink sebagai Unit Bisnis Strategis (SBU) dan difungsikan sebagai salah satu alternatif penerbangan bertarif rendah di Indonesia, siap mendukung program Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia,
"Hingga Agustus 2017 Citilink telah melayani penerbangan ke-31 kota, dengan 63 rute dan lebih dari 244 frekuensi penerbangan setiap harinya," kata Juliandra.

Juliandra menjelaskan, untuk menerbangi ke 31 kota tujuan, di antaranya adalah destinasi wisata unggulan, Citilink mengoperasikan 50 pesawat seri Airbus A320 (berkapasitas 180 penumpang) termasuk di dalamnya pesawat Airbus A320NEO yang datang melengkapi armada Citilink sejak Januari 2017.

Pada tahun ini, menurut Juliandra, Citilink akan menambah rute baru domestik maupun internasional untuk mendukung program pariwisata yakni; Banyuwangi yang direalisasikan hari ini dan Labuhan Bajo, NTT dalam waktu dekat ini, serta rute internasional Penang (Malaysia) dan Bangkok (Thailand).

Bandara Banyuwangi yang dioperasikan oleh PT Angkasa Pura II telah melakukan peningkatan kapasitasnya dengan memperpanjang landasan pacu yang semula 1.800 meter menjadi 2.650 meter dan lebar 45 meter serta perluasan appron menjadi 18.000 m2 sehingga dapat didarati pesawat jenis Airbus A320, Boeing 737, maupun Bombardier CRJ.

Menurut rencana Bandara Banyuwangi akan dikembangkan sebagai bandara internasional berkonsep "Tourism Airport" di 2019 dimana Angkasa Pura II sudah menyiapkan total anggaran Rp400 miliar.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak