alexametrics

Investor Dipermudah untuk Menggenjot KEK di Sulut

loading...
Investor Dipermudah untuk Menggenjot KEK di Sulut
Salah satu infrastruktur jalan layang di kawasan ring road yang memudahkan distribusi barang dan jasa dari KEK Bitung dengan cepat tujuan Manado, Minahasa Utara, Tomohon maupun Bandara Sam Ratulangi. Foto/Ist
A+ A-
MANADO - Proyek pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) masuk daftar prioritas yang disodorkan pemerintah ke investor untuk membenamkan modalnya di sektor industri dan pariwisata.

Saat ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus melakukan terobosan ke pemerintah pusat guna mempromosikan KEK. Sehingga, sejak 2017 dipilihlah Likupang sebagai KEK Pariwisata yang menyertai KEK Industri di Bitung yang telah dirintis sejak beberapa tahun sebelumnya.

Di KEK Likupang ini, pemerintah telah menyediakan lahan seluas 2.000 hektare dan akan membangun jalan menuju daerah KEK dimaksud karena investor dari China sudah ada yang berminat untuk membangun daerah wisata dimaksud yang dilengkapi dengan hotel dan sarana pariwisata lainnya.

Kepala Divisi Keimigrasian Sulawesi Utara, Dodi Karnida menjelaskan, seiring dengan rencana strategis pemerintah daerah tersebut, jajaran keimigrasian Sulut khususnya Kanim Bitung dan Kanim Manado sedang menyiapkan diri agar pembangunan KEK dan operasionalisasinya dapat terwujud dengan baik. Sehingga, memberikan kepastian dan kenyamanan bagi para investor.

"Yang menjadi pedoman keimigrasian di KEK dimaksud adalah surat edaran Direktur Jenderal Imigrasi Nomor IMI-0235.GR.01.10 tanggal 14 Februari 2018 tentang Pemberian Fasilitas dan Kemudahan Keimigrasian pada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)," tuturnya, Selasa (20/2/2018).

Adapun maksud diterbitkannya SE ini kata Dodi, untuk memberikan arahan atas pemberian kemudahan dan fasilitas keimigrasian pada KEK dengan tujuan agar pemberian kemudahan dan fasilitas keimigrasian dapat terlaksana secara efektif dan efisien.

Fasilitas dan kemudahan itu meliputi persetujuan visa, seperti visa tinggal terbatas (vitas) lima tahun bagi investor. Vitas lain biasanya paling lama tiga tahun.

Kemudian, pemberian perpanjangan izin tinggal Keimigrasian seperti perpanjangan vitas investor lima tahun menjadi paling lama 15 tahun dan dapat dialihkan menjadi Visa Tinggal Tetap menjadi seumur hidup.

Semua kebijakan ini merupakan implementasi dari fungsi Keimigrasian ke 4 yaitu sebagai fasilitator pembangunan kesejahteraan masyarakat sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 UU No 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

"Kami optimistis bahwa pelayanan dan pengawasan keimigrasian di Sulawesi Utara dapat terwujud dengan baik karena perangkat untuk melaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian telah tersedia dan apalagi kami telah mendapat tambahan 32 CPNS Analis Keimigrasian," terangnya.

Kawasan Wisata Likupang (Likupang Tourism District) masuk daftar prioritas yang disodorkan pemerintah ke investor untuk membenamkan modalnya di sektor pariwisata.

"Likupang Tourism District menjadi prioritas investment project ready to offer. Artinya, proyek itu siap ditawarkan kepada investor untuk dikembangkan baik investasi asing maupun domestik," kata Gubernur Olly Dondokambey, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, yang menjadi kunci menarik investor ke kawasan wisata yang merupakan proyek kerja sama Belt and Road Initiative (BRI) Indonesia-Tiongkok itu adalah aksesibilitas.

Karena itu, Sulut tengah menyiapkan sejumlah pembangunan infrastruktur terintegrasi guna menunjang industri pariwisata. Misalnya, Sulut telah menganggarkan dana pembangunan jalan akses baru sepanjang 28 kilometer dari Bandara Sam Ratulangi ke Likupang.

Jalan tersebut bakal membuat Likupang bisa dijangkau hanya 30 menit dari sebelumnya 90 menit. Selain itu, akan dibangun sanitasi air bersih, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan pengurusan amdal kawasan pariwisata.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak