IHSG Pekan Depan Bisa Tembus 7.300 Ditopang Big Caps Perbankan
Sabtu, 23 Desember 2023 - 14:00 WIB
loading...
Perdagangan bursa menyisakan tiga hari terakhir pada pekan depan.IHSG berpotensi kembali melanjutkan reli. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Perdagangan bursa menyisakan tiga hari terakhir pada pekan depan. Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berpotensi kembali melanjutkan reli, setelah menutup pekan ini dengan rekor baru sepanjang tahun di 7.248, sekaligus berakhir positif sebesar 0,39% di 7.237.
Technical Analyst dan CEO CTASaham Andri Zakarias Siregar menilai indeks masih mampu menguat untuk menutup gap di 7.252 pada sisa tahun ini.
"Tren indeks masih naik. Dilihat dari gapnya, minggu depan bisa ke 7.252 dan bisa ke atas 7.300 apabila ditopang saham perbankan big caps," kata Andri dalam 2ND Session Closing IDX Channel, Jumat (22/12/2023).
Baca Juga: IHSG Akhir Pekan Ini Dibuka Menguat, 10 Sektor di Zona Hijau
Secara fundamental Andri menilai penguatan indeks sejauh ini masih didukung oleh kinerja saham-saham Barito Grup, seperti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).
Sayangnya performa mereka mulai terpangkas menyususl aksi jual dan suspensi yang dilakukan Bursa Efek Indonesia (BEI). Andri menilai penguatan indeks pekan depan dapat dimotori oleh kinerja perbankan.
"Penguatan indeks kita di 7.230 ini kan cuma tertolong oleh grup Barito, karena saham grup barito sebulan naik sampai 200 poin, karena kalau kita liat tanpa mereka maka indeks kita masih di sekitar 7.050-7.100 harusnya," jelasnya.
Technical Analyst dan CEO CTASaham Andri Zakarias Siregar menilai indeks masih mampu menguat untuk menutup gap di 7.252 pada sisa tahun ini.
"Tren indeks masih naik. Dilihat dari gapnya, minggu depan bisa ke 7.252 dan bisa ke atas 7.300 apabila ditopang saham perbankan big caps," kata Andri dalam 2ND Session Closing IDX Channel, Jumat (22/12/2023).
Baca Juga: IHSG Akhir Pekan Ini Dibuka Menguat, 10 Sektor di Zona Hijau
Secara fundamental Andri menilai penguatan indeks sejauh ini masih didukung oleh kinerja saham-saham Barito Grup, seperti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).
Sayangnya performa mereka mulai terpangkas menyususl aksi jual dan suspensi yang dilakukan Bursa Efek Indonesia (BEI). Andri menilai penguatan indeks pekan depan dapat dimotori oleh kinerja perbankan.
"Penguatan indeks kita di 7.230 ini kan cuma tertolong oleh grup Barito, karena saham grup barito sebulan naik sampai 200 poin, karena kalau kita liat tanpa mereka maka indeks kita masih di sekitar 7.050-7.100 harusnya," jelasnya.
Lihat Juga :