alexametrics

Rupiah Akhir Pekan Dibuka Mixed, USD Kehabisan Tenaga

loading...
Rupiah Akhir Pekan Dibuka Mixed, USD Kehabisan Tenaga
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan akhir pekan, dibuka variatif mengiringi dolar AS yang kehabisan tenaga melanjutkan pemulihan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (23/2/2018) dibuka variatif setelah kemarin semakin terpuruk. Pergerakan mata uang Garuda yang masih mencoba bangkit mengiringi dolar AS yang kehabisan tenaga untuk melanjutkan pemulihan.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini ini dibuka pada level Rp13.670/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah tergelincir dibandingkan posisi perdagangan kemarin yang berada di level Rp13.665/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, pada sesi pembukaan berada di level Rp13.666/USD atau sedikit membaik dari posisi akhir perdagangan sebelumnya Rp13.685/USD. Pergerakan harian rupiah pada awal perdagangan ada di kisaran Rp13.653-Rp13.685/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi berada ke posisi Rp13.669/USD atau mulai pulih dari posisi penutupan kemarin Rp13.680/USD. Pergerakan harian rupiah pada akhir pekan ada di level Rp13.658-Rp13.680/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah di awal perdagangan sedikit menyusut di posisi Rp13.668/USD dibandingkan kemarin yang berakhir pada level Rp13.680/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, pemulihan dolar AS seperti kehabisan tenaga ketika Yen Jepang melonjak. Tercatat USD tergelincir terhadap beberapa mata uang utama lainnya seiring Yen melonjak karena volatilitas yang meningkat membuat investor menyukai mata uang Jepang.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,22% pada level 89,805. Hingga Rabu, indeks naik hampir 2% sejak menyentuh level terendah tiga tahun di posisi sebelumnya 88.253.

Euro lebih tinggi 0,32% terhadap greenback di posisi 1,2321. Begitu juga dengan poundsterling yang mendaki 0,17% terhadap dolar karena pasar tumbuh lebih yakin bahwa Bank of England akan menaikkan suku bunga lagi di bulan Mei didukung oleh ekonomi yang membaik.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak