Anggaran FLPP Tahun 2024 Rp13,72 Triliun, Backlog Perumahan Ditargetkan Berkurang 1,3%

Kamis, 28 Desember 2023 - 17:46 WIB
loading...
Anggaran FLPP Tahun...
Pada tahun 2024 program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mendapatkan alokasi sebesar Rp13,72 triliun untuk pembiayaan perumahan sebanyak 166.000 unit yang diperuntukan bagi MBR. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pada tahun 2024 program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan ( FLPP ) mendapatkan alokasi sebesar Rp13,72 triliun. Direktur Jendral Pembiayaan Infrastruktur, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Herry Trisaputra Zuna mengingat anggaran tersebut untuk pembiayaan perumahan sebanyak 166.000 unit yang diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) .

Targetnya, pada tahun 2024 lewat anggaran FLPP tersebut dapat berkontribusi untuk penurunan backlog perumahan sebesar 1,3% dari total backlog sebanyak 12,7 juta rumah tangga. Baca Juga: Cuma Dapat Rp13,72 Triliun, PUPR Ungkap Target Bantuan Pembiayaan Perumahan Tahun Depan

"Pemerintah kembali mengalokasikan program FLPP sebesar Rp13,72 triliun, ini nantinya akan digunakan untuk penyaluran FLPP kepada 166 ribu unit rumah. Diharapkan memberikan kontribusi sebesar 1,3% terhadap backlog kepemilikan rumah MBR," ujar Herry dalam acara di Auditorium Kementerian PUPR, Kamis (28/12/2023).

Baca Juga: Tabungan BTN Rumah Tapera Meluncur, Pekerja Informal Bisa Miliki Rumah Sambil Menabung

Lebih lanjut, dijelaskan Herry, berdasarkan survey BPS pada tahun 2021 kondisi backlog perumahan di Indonesia saat ini sekitar 12,7 juta, sedangkan rumah tangga tidak layak huni ada sekitar 29,56 juta rumah pada tahun yang sama.

"Ini merupakan pekerjaan yang tidak mudah dan menjadi tanggung jawab bersama, salah satunya dengan menyusun skema pembiayaan, kolaborasi yang dibangun dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta," lanjutnya

Menurut Herry, pertumbuhan populasi menjadi tantangan tersendiri untuk menyelesaikan angka backlog perumahan di Indonesia. Hal itu disebabkan oleh ketimpangan antara suply atau pasokan perumahan dengan demand atau permintaan perumahan.

"Menangani hunian yang layak menghadapi berbagai tantangan, keterjangkauan pembiayaan aksesibilitas masyarakat, ketersediaan dana murah jangka panjang dan keberlangsungan merupakan faktor yang mempengaruhi keberhasilan menangani backlog," kata Herry.

"Isu mengenai ketidakseimbangan antara suply demand, pengembangan segmentasi program pembiayaan perumahan, lemahnya daya beli masyarakat terhadap akses perumahan, tingkat pemerataan penduduk hingga efektifitas hubungan regulasi perlu untuk dikawal dan dituntaskan," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Kontribusi BRI untuk...
Kontribusi BRI untuk Program Rumah Subsidi Tembus Rp9,2 Triliun, Kuasai 54% Pasar Nasional
Dukung Pembiayaan Perumahan,...
Dukung Pembiayaan Perumahan, BSI Targetkan Penyaluran KPP Rp1,2 Triliun
Kunjungi HWB Purwakarta,...
Kunjungi HWB Purwakarta, Menteri Ara: Ini Terobosan yang Sangat Penting
800 Unit Hunian Bakal...
800 Unit Hunian Bakal Dibangun untuk Warga Bantaran Rel Senen dan Tanah Abang
NavaPark Dorong Konsep...
NavaPark Dorong Konsep Healthy Lifestyle lewat Hunian Premium Berbasis Wellness
Prabowo Panggil Menteri...
Prabowo Panggil Menteri Perumahan dan Dirut KAI, Bahas Hunian Layak Warga Bantaran Rel
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Uji Coba MLFF Dipersiapkan Matang
Rekomendasi
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan...
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan, Dokter Tifa: Kebenaran Tak Padam di Negara Kita
Berita Terkini
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved