Investasi Bodong Sebabkan Kerugian Mencapai Rp105,81 Triliun

Kamis, 08 Maret 2018 - 00:11 WIB
Investasi Bodong Sebabkan...
Investasi Bodong Sebabkan Kerugian Mencapai Rp105,81 Triliun
A A A
JAKARTA - Eksistensi perusahaan yang menawarkan investasi bodong diyakini bakal terus menjamur, dimana mereka akan terus muncul meskipun sudah ditindak apar penegak hukum. Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abra PG Talattov menerangkan, alasannya lantaran literasi masyarakat terhadap investasi yang aman masih minim.

Sehingga sambung dia, banyak masyarakat menjadi korban investasi bodong, karena iming-iming keuntungan yang besar dan instan. "Kejahatan yang dilakukan perusahaan perusahaan investasi bodong sudah sangat luar bisa. Dalam 10 tahun terakhir ini total kerugian masyarakat akibat investasi bodong sudah mencapai Rp105,81 triliun," kata Abra saat dihubungi, Rabu (7/3)

Dia menambahkan, investasi bodong tidak hanya bisa menyebabkan korbannya mendadak jatuh miskin, tapi lebih bahaya lagi jika investasi bodong tersebut bisa sampai berhasil menarik dana dari entitas bisnis yang resmi misal koperasi, BPR dan lainnya. "Dan itu skala kerusakannya jauh lebih besar karen merembet pada entitas yang lain," paparnya.

Menurutnya, upaya yang harus dilakukan pemerintah ialah dengan menindak tegas perusahaan-perusahaan investasi yang jelas tidak memiliki legalitas dari OJK. "Selain itu, OJK juga bisa membuat aplikasi atau website dimana masyarakat bisa langsung mengecek apakah perusahaan tersebut sudah terdaftar di OJK," sarannya.

Sementara itu Satgas Waspada Investasi meminta kepada masyarakat selalu berhati-hati dalam menggunakan dananya. "Jangan sampai tergiur dengan iming-iming keuntungan yang tinggi tanpa melihat risiko yang akan diterima," ujar Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada, Kerugian Akibat...
Waspada, Kerugian Akibat Investasi Bodong Mencapai Rp21 Triliun
Terduga Pelaku Investasi...
Terduga Pelaku Investasi Bodong Disekap dan Dianiaya
Bijak Memilih, Berikut...
Bijak Memilih, Berikut Tips Aman Berinvestasi di Aset Digital
Waspada Investasi Bodong
Waspada Investasi Bodong
Investasi Bodong Yalsa...
Investasi Bodong Yalsa Boutique di Aceh, Reseller Diancam
Puluhan Warga Tertipu...
Puluhan Warga Tertipu Investasi Bodong di Bekasi
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
9 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
9 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
9 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
10 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
10 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
10 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved