alexametrics

Tiga Faktor Ini Bikin RI Layak Kantongi Rating BBB

loading...
Tiga Faktor Ini Bikin RI Layak Kantongi Rating BBB
Indonesia dinilai layak mendapatkan rating upgrade dari Lembaga Pemeringkat asal Jepang, Rating and Investment Information Inc (R&I) yang mengerek peringkat utang luar negeri. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Indonesia dinilai layak mendapatkan rating upgrade dari Lembaga Pemeringkat asal Jepang, Rating and Investment Information Inc (R&I) yang mengerek peringkat utang luar negeri (Sovereign Credit Rating/SCR) Indonesia dari BBB- dengan outlook positif menjadi BBB dengan outlook stabil pada hari ini, Rabu (7/3).

(Baca Juga: Peringkat Utang Indonesia Naik Jadi BBB)

Alasannya menurut Ekonomi dari Asian Development Bank (ADB) Institute Eric Sugandi, karena setidaknya tiga faktor yakni pertama kondisi makro ekonomi yang terjaga dengan baik seperti inflasi dan Defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) terkendali. Tercatat inflasi yang dirilis BPS pada Februari 2018 berada di angka 0,17%.

Selanjutnya terang dia pertumbuhan ekonomi yang cukup baik ketika harga komoditas sempat tertekan, serta cadangan devisa yang terus meningkat menjadi salah satu alasan. Sedangkan faktor kedua yakni defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang terjaga di bawah 3% dari nominal GDP serta faktor ketiga reformasi kebijakan yang lebih ramah investasi.

"Dampak rating upgrade ini dalam jangka pendek bisa membantu memberikan dukungan sementara terhadap rupiah yang sejak minggu lalu tertekan akibat penguatan USD. Jika berita ini memberikan sentimen positif ke pelaku pasar obligasi (terutama investor asing) di Indonesia," jelas dia saat dihubungi, Rabu (7/3).

Sedangkan dalam jangka yang lebih panjang, rating upgrade dari lebih banyak rating agency bisa membantu menurunkan biaya penerbitan obligasi (menurunkan yield) dan membuka kemungkinan bagi global fund managers untuk menambah alokasi investasi di SBN indonesia pada basket investasi mereka.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak