alexametrics

IHSG Diperkirakan Bergerak Menuju Level 6.578

loading...
IHSG Diperkirakan Bergerak Menuju Level 6.578
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan bakal bergerak di kisaran level 6.389 hingga 6.578. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan bakal bergerak di kisaran level 6.389 hingga 6.578. Analis PT Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya menerangkan, pergerakan bursa saham Tanah Air terlihat masih dalam progress menguji support level yang terlihat kuat untuk bertahan.

"Hal ini terjadi sebelum dapat kembali melanjutkan kenaikan dan meraih rekor baru kembali," ujar William Surya Wijaya kepada SINDOnews di Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Sementara, dia menjelaskan, peluang koreksi wajar dalam pergerakan IHSG masih dapat terus dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian. "Mengingat dalam jangka menengah-panjang IHSG masih berada dalam jalur uptrend, hari ini IHSG berpotensi menguat," pungkasnya.

Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan pada perdagangan hari ini yakni PT Astra International Tbk. (ASII), PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA), PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI) serta PT Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL). Saham lain yang juga patut dicermati yakni PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP), PT H.M. Sampoerna Tbk. (HMSP), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BJTM).

Sebelumnya IHSG pada perdagangan, Selasa (13/3) berakhir makin terperosok ke zona merah untuk melengkapi kejatuhan sepanjang hari ini. Bursa saham Tanah Air ditutup melemah ke level 6.412,85 setelah menyusut 87,84 poin atau 1,35%.

Sektor saham dalam negeri tanpa terkecuali bergerak melemah di perdagangan sore dipimpin kejatuhan terdalam sektor konsumer sebesar 2,35%. Selain itu diikuti infrastruktur serta manufaktur yang masing-masing ambruk 2,10% serta 1,97%.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak