alexametrics

IHSG Sesi Pagi Menyusut Saat Bursa Asia Lebih Rendah

loading...
IHSG Sesi Pagi Menyusut Saat Bursa Asia Lebih Rendah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan tengah pekan, Rabu (14/3/2018) dibuka masih sulit keluar dari zona merah. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan tengah pekan, Rabu (14/3/2018) dibuka masih sulit keluar dari zona merah. Bursa saham Tanah Air pagi ini melemah 0,03% ke level 6.410,72.

Sementara pada perdagangan kemarin ditutup melemah ke level 6.412,85 setelah menyusut 87,84 poin atau 1,35%. Di sisi lain sektor dalam negeri pada sesi pembukaan hari ini tercatat bergerak variatif saat pertambangan jatuh paling dalam sebesar 0,57% sedangkan konsumer mencetak penguatan tertinggi 0,30%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp306 miliar dengan 397 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing minus Rp16,18 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp161,8 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp145,7 miliar. Tercatat 92 saham naik, 98 saham turun dan 99 saham stagnan.



Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) naik Rp295 menjadi Rp1.695, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST) bertambah Rp200 menjadi Rp9.900 dan PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) meningkat Rp80 menjadi Rp2.580.

Saham lainnya yang melemah yakni PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) turun Rp150 menjadi Rp7.525, PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES) menyusut Rp150 ke posisi Rp1.010 serta PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) jatuh Rp100 menjadi Rp3.010.

Dilansir CNBC, pasar saham Asia tercatat lebih rendah mengiringi Wall Street yang kehilangan tenaga, menyusut pemecatan Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson. Ditambah sentimen lainnya datang di tengah pembicaraan tentang potensi tarif AS melawan China.

Nikkei Jepang turun 0,88% atau 192,61 poin di awal perdagangan di Tokyo. Topix yang lebih luas juga turut tergelincir 0,53% ketika semua kecuali tiga dari 33 sektor diperdagangkan di wilayah negatif.

Sedangkan di Seoul, indeks patokan Kospi turun tipis 0,74% di pagi hari. Sektor utama, termasuk teknologi dan manufaktur mendapatkan tekanan, meski begitu produsen mobil mengukir keuntungan tipis.

Di Sydney, ASX/S & P 200 kehilangan 0,79% dengan keuntungan moderat pada sektor pertambangan namun Rio Tinto dan BHP tidak mampu mengangkat indeks yang lebih luas. Pasar saham China yang lebih besar diperdagangkan lebih rendah.

Indeks Hang Seng di Hong Kong mengalami penurunan mencapai sebesar 1,15% terimbas sektor finansial dan teknologi yang mengalami kerugian. Pada daratan China, komposit Shanghai turun tipis 0,46% dan komposit Shenzhen yang lebih kecil tergelincir 0,23%.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak