alexametrics

IHSG Berakhir Kehilangan 30,22 Poin Saat Bursa Asia Ambruk

loading...
IHSG Berakhir Kehilangan 30,22 Poin Saat Bursa Asia Ambruk
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Rabu (14/3) berakhir semakin terpuruk ke zona merah untuk mengiringi kejatuhan mayoritas bursa utama Asia. Foto/Ilustrasi, SINDO Photo
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (14/3/2018) berakhir semakin terpuruk ke zona merah untuk mengiringi kejatuhan mayoritas bursa utama Asia. Bursa saham dalam negeri pada tengah pekan ditutup kehilangan 30,22 poin atau 0,47% menjadi 5.766,14.

IHSG pada perdagangan sesi I siang tadi tercatat anjlok 36,30 poin yang setara 0,57% ke level 6.376,55 setelah pagi tadi dibuka melemah 0,03% di posisi 6.410,72. Kemarin, bursa Tanah Air ditutup menyusut ke level 6.412,85 dengan penurunan 87,84 poin atau 1,35%.

Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan sore hampir semuanya berada di zona merah dipimpin kejatuhan terdalam sektor pertambangan sebesar 2,01% diikuti aneka industri yang ambruk 1,37%. Di sisi lain sektor dengan kenaikan tertinggi terjadi pada konsumer 0,16%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,49 triliun dengan 12,26 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp597,25 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,76 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,16 triliun. Tercatat sebesar 155 saham menguat, 232 melemah dan 109 stagnan.



Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) naik Rp200 menjadi Rp9.450, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST) bertambah Rp200 menjadi Rp9.900 dan PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) melonjak Rp190 ke posisi Rp955.

Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) turun Rp1.400 menjadi Rp72.500, PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) melemah Rp300 menjadi Rp1.100 serta PT Astra International Tbk. (ASII) menyusut Rp125 menjadi Rp7.575.

Seperti dilansir CNBC, pasar Asia ditutup melemah di tengah pembicaraan mengenai potensi tarif tinggi impor AS juga akan diterapkan terhadap China. Pada akhir perdagangan, indeks Nikkei Jepang turun 0,87% atau 190,81 poin untuk bertengger di level 21,777.29.

Indeks Kospi di Korea Selatan juga memerah usai tergelinciri 8.41 poin atau 0,34% menjadi 2,486.08. Hal yang tidak jauh berbeda juga menimpa indeks Hang Seng, Hong Kong dengan penyusutan hingga terkapar ke posisi 31.435,01 dengan kejatuhan 166,44 poin atau 0,53%.

Bursa saham daratan China juga berada di bawah tekanan, meskipun rilis data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan apabila melihat output industri dan perkiraan investasi aset. Komposit Shanghai tercatat turun tipis 0,57% menjadi 3.291,26 dan komposit Shenzhen lebih rendah dengan kehilangan 0,89% untuk berakhir di posisi 1.878,51.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak