Jaga Ketahanan Pangan, Kementan Kerjasama dengan Perbankan

Selasa, 11 Agustus 2020 - 11:09 WIB
loading...
Jaga Ketahanan Pangan,...
Foto: dok/Balitbangtan Kementan
A A A
JAKARTA - Saat ini upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional menghadapi tantangan yang serius. Untuk menghadapi ancaman krisis pangan dunia akibat pandemi Covid-19, kerja sama yang kuat antara berbagai pemangku kepentingan dibutuhkan. Kerja sama ini diwujudkan antara lain melalui kolaborasi antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ( BNI ) dengan fokus pada pembentukan lumbung pangan.

Memasuki musim kemarau di era adaptasi kebiasaan baru, ketersediaan pangan menjadi fokus pemerintah. Karena itu, sektor pertanian harus terus dikelola dengan baik sehingga produktivitasnya kian meningkat. (Baca: Lewat Buku, Tiga Eks Menteri Bahas Jebakan Krisis dan Ketahanan Pangan)

Tak henti, Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo selalu terjun ke lapangan, memastikan kesiapan daerah di seluruh Nusantara dalam mengelola dan menjaga ketahanan pangan tersebut. Kali ini kunjungan kerja (kunker) Menteri Pertanian dilaksanakan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tujuan dari kunker tersebut ialah untuk memastikan bahwa pertanian sebagai sektor unggulan dapat menjaga dan meningkatkan produksinya walau di tengah pandemi Covid-19.

Sebagai mitra pendukung dalam program pertanian nasional, BNI mendukung rangkaian kegiatan pengelolaan ketahanan pangan yang diselenggarakan Kementan di Kabupaten Bangka Selatan dan Kabupaten Bangka melalui pembiayaan pada ekosistem pertaniannya. Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor pertanian diberikan secara masif. BNI juga melakukan pendampingan, pelatihan, dan pengembangan sektor pertanian secara komprehensif.

Wujud nyata dukungan BNI di sektor pertanian ialah melalui pengelolaan kewirausahaan pertanian, kegiatan menyongsong pertanian 4.0 (smartfarming), serta serap gabah, dan aktivitas lainnya. Rangkaian program tersebut menjadi komitmen BNI dalam mendukung pemerintah terkait Ketahanan Pangan Nasional yang merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). (Baca juga: Anies Baswedan Bikin Keok Kang Emil, Ganjar, dan Khofifah)

Dukungan BNI terhadap program Ketahanan Pangan Nasional tersebut satu di antaranya diwujudkan secara simbolis melalui penyerahan KUR Tani BNI oleh Menteri Pertanian kepada petani di Bangka Belitung akhir pekan lalu sebagai perwujudan program #BUMNbangkitkanUMKM. Acara tersebut dihadiri oleh unsur offtaker, penggiat pertanian, muspida setempat, dan pemangku kepentingan yang berkecimpung dan berkontribusi pada sektor pertanian. Kegiatan ini menitikberatkan pada pengembangan sektor pertanian, khususnya pemanfaatan lahan dan peningkatan hasil.

Syahrul Yasin Limpo menyebutkan, pemerintah menaruh harapan besar pada sektor pertanian sebagai sektor yang masih dapat tumbuh melewati pandemi Covid-19. Menteri Pertanian juga optimistis sektor pertanian juga mampu berkontribusi pada aktivitas ekspor.

Hal itu dapat dilakukan dengan dukungan semua pihak termasuk sektor perbankan dalam menyalurkan KUR ke sektor pertanian. Dengan bunga yang murah, syaratnya mudah, dan cara pembayarannya melalui skema sederhana, KUR dapat memberi manfaat bagi petani khususnya untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Harapannya dari skala ekonomi, petani dapat merasakan pendapat yang lebih besar. “Pemerintah mendorong agar penyaluran KUR dapat dimaksimalkan agar petani-petani di penjuru Tanah Air dapat sejahtera dari usaha tani yang dijalankan,” ucapnya. (Lihat videonya: Kecelakaan Maut Tol Cipali, 8 Orang Tewas)

Secara terpisah, Direktur Utama BNI Herry Sidharta mengungkapkan, 2020 merupakan tahun yang berat hampir bagi semua sektor ekonomi, kecuali sektor pertanian. “Pada masa pandemi, ketika hampir semua sektor terdampak, sektor pertanian muncul sebagai pemenang dan tetap membukukan pertumbuhan positif, termasuk komoditas ekspornya. Karena itu, BNI kian aktif berkontribusi di sektor pertanian sesuai peran dan tanggung jawab yang ada,” ungkapnya.

Peran BNI tersebut terlihat dari angka ekspansi KUR di sektor pertanian yang terus meningkat, termasuk saat pandemi. Khusus untuk Provinsi Bangka Belitung, KUR sektor pertanian telah tersalurkan sebanyak Rp20,9 miliar kepada 168 debitur. Sedangkan secara nasional sejak Januari hingga 31 Juli 2020, KUR sektor pertanian BNI telah tersalurkan sebanyak Rp2,73 triliun kepada 86.992 debitur. (Hatim Varabi)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Rate Naik, LPS Tetap...
BI Rate Naik, LPS Tetap Tahan Tingkat Bunga Penjaminan 3,5%
Rupiah Terus Tergerus,...
Rupiah Terus Tergerus, OJK Sebut Industri Perbankan RI Masih Memadai Hadapi Ancaman
BSSN-Asbanda Kolaborasi...
BSSN-Asbanda Kolaborasi Perkuat Keamanan Siber Perbankan Daerah
IMF Peringatkan AI Bisa...
IMF Peringatkan AI Bisa Bobol Sistem Perbankan Dunia dalam Hitungan Detik!
MotionBank Aplikasi...
MotionBank Aplikasi Perbankan Digital Bikin Transaksi Lebih Praktis
BNI Bukukan Laba Bersih...
BNI Bukukan Laba Bersih Rp5,6 Triliun di Kuartal I-2026
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
Tokoh Perempuan Adat...
Tokoh Perempuan Adat Merauke Mama Sinta Dukung PSN di Papua Selatan
Komisi IV DPR Sebut...
Komisi IV DPR Sebut PSN Wanam Harus Tetap Jalan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Rekomendasi
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Siomay hingga Bakso...
Siomay hingga Bakso Ternyata Tinggi Garam, Menkes Ingatkan Risiko Hipertensi
Sepak Bola Gelorakan...
Sepak Bola Gelorakan Kampanye Dont Stop The Celebration, Ajak Masyarakat Rayakan Kebersamaan
Berita Terkini
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved