alexametrics

Galeri Investasi Syariah MNC Sekuritas Hadir di STEBI Global Mulia Cikarang

loading...
Galeri Investasi Syariah MNC Sekuritas Hadir di STEBI Global Mulia Cikarang
PT MNC Sekuritas meresmikan Galeri Investasi (GI) Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI) di STEBI Global Mulia Cikarang. Foto/
A+ A-
JAKARTA - PT MNC Sekuritas kembali membuktikan keseriusan manajemen dalam menggarap potensi ekonomi syariah di Indonesia, khususnya di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi. MNC Sekuritas meresmikan Galeri Investasi (GI) Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI) di STEBI Global Mulia Cikarang.

Dengan peresmian GI Syariah STEBI Mulia Cikarang, MNC Sekuritas telah memiliki total 16 poin galeri investasi berbasis syariah secara nasional. Peresmian itu ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan piagam kerja sama oleh Ketua STEBI Global Mulia Cikarang, Teguh Wibowo. Lalu Peneliti Senior Pengembangan Wilayah Bursa Efek Indonesia, Harry Prasetyo, dan Head Of Equity Retail MNC Sekuritas, Afen Tjhong.

"Peresmian ini menjadi peluang menggarap pasar modal syariah yang masih sangat besar peluangnya," ujar Afen kepada Koran SINDO di Cikarang.

Menurutnya, populasi umat islam lebih dari 87% dari total penduduk Indonesia membuat pasar syariah sangat menarik untuk dilirik. Apalagi, Indonesia merupakan populasi terbesar di dunia. "Jadi, peluang pengembangan tersebut sejalan dengan permintaan yang ada, jadi pasar modal syariah ini sangat potensial," katanya.



Untuk itu, dengan adanya peresmian GI Syariah STEBI Mulia Cikarang ini, MNC Sekuritas telah memiliki 16 poin Galeri Investasi berbasis Syariah. Sehingga, adanya penambahan point of sales berbasis syariah merupakan bentuk srategi perusahaan untuk menyosialisasikan adanya investasi pasar modal berbabis syariah. "Dan juga bisa menjangkau nasabah syariah di berbagai daerah," ungkapnya.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, hingga September 2017 jumlah investor saham syariah 19.265 orang atau naik 57% dibandingkan tahun 2016 yakni 12.283 orang. Selain itu, data Statistik Pasar Modal Syariah dari Otoritas Jasa Keungan mencatat bahwa sepanjang 2017 juga terjadi peningkatan kapitilasasi pasar Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sebesar 14%, dari Rp 3.175 triliun pada akhir Desember 2016 menjadi Rp 3.704 triliun pada akhir Desember 2017.

Bahkan, jumlah saham syariah dalam Daftar Efek Syariah (DES) juga bertambah dari 345 saham di 2016 menjadi 382 saham di 2017."Komitmen perseroan dalam pasar syariah terus digencarkan. MNC Sekuritas menjadi agen penjual Sukuk Negara Ritel seri SR-010 yang memberikan variasi produk pasar syariah," jelasnya.

Afen menambahkan, dalam waktu dekat, MNC Sekuritas akan kembali meresmikan point of sales syariah di Kota Makasar, Lampung, dan Malang. "Lalu Batam, Bitung Menado dan Malang di Jawa Timur," paparnya.

Ketua STEBI Global Mulia Cikarang, Teguh Wibowo mengatakan, kehadiran Galeri Investasi (GI) Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI) dari MNC Sekuritas ini sangat penting bagi kampusnya."Sangat penting agar mahasiswa bisa langsung mengetahui pasar modal syariah di Indonesia," katanya.

Menurutnya, jika melihat perkembangan saat ini, penyebarluasan informasi dan sosialisasi tentang pasar modal di Indonesia semakin lama semakin meningkat, karena  memasyarakatkan fungsi dan peran pasar modal dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. "Galeri ini sangat dibutuhkan civitas akademika," jelasnya.

Dengan kehadiran GIS ini, Teguh berharap MNC Sekuritas melalui galerinya dapat memberikan informasi seputara pasar modal tidak hanya kepada penggguna yang berada di lingkungan kampus khususnya mahasiswa, serta masyarakat umum.

Peneliti senior pengembangan wilayah PT BEI, Harry Prasetyo mengatakan, Bursa bersama perusahaan sekuritas dan perguan tinggi akan terus memajukan industri pasar modal. STEBI Mulia Cikarang membuka kesempatan mahasiswa dan karyawan untuk membuka rekening.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak