alexametrics

Harga Emas Naik Rp2.000 Menjadi Rp665.000/Gram

loading...
Harga Emas Naik Rp2.000 Menjadi Rp665.000/Gram
Harga emas Antam naik Rp2.000. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Selasa (17/4/2018) naik Rp2.000. Melansir Logammulia.com, harga jual emas Antam menguat menjadi Rp665.000 per gram. Dan buyback tambah Rp2.000 menjadi Rp589.000 per gram.

Untuk harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.293.000 dengan harga per gram Rp646.500. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.923.000 dengan harga per gram Rp641.000. Sementara harga emas 4 gram senilai Rp2.552.000 dengan harga per gram Rp638.000. Emas ukuran 5 gram seharga Rp3.180.000 dengan harga per gram Rp636.000.

Harga emas 10 gram dijual Rp6.286.000 dengan harga per gram Rp628.600. Harga emas 25 gram Rp15.614.000 dengan harga per gram Rp624.560. Harga emas 50 gram sebesar Rp31.115.000 dengan harga per gram Rp622.300.

Harga emas 100 gram sebesar Rp62.103.000 dengan harga per gram Rp621.030. Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp154.962.000 dengan harga per gram Rp619.848 dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp309.631.000 dengan harga per gram Rp619.262.



Posisi harga jual emas Antam di Pulogadung diperdagangkan lebih tinggi Rp2.000 ke level Rp658.000 per gram dan buyback bertambah Rp2.000 menjadi Rp589.000 per gram. Demikian juga harga emas Jakarta II naik ke posisi Rp665.000 per gram dengan buyback Rp589.000 per gram.

Harga emas dalam negeri ini merespon harga emas dunia yang menguat karena melemahnya dolar Amerika Serikat. Melansir Reuters, Selasa (17/4) indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama turun 0,1% menjadi 89,384.

Hasil ini membuat harga emas di pasar spot naik 0,2% menjadi USD1.348,82 per ons pada pukul 01:02 GMT dan harga emas berjangka Amerika Serikat naik 0,1% menjadi USD1.351,5 per ons.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak