alexametrics

IHSG Melemah 0,99 Poin Merespon Lunglainya Bursa Asia

loading...
IHSG Melemah 0,99 Poin Merespon Lunglainya Bursa Asia
IHSG pada perdagangan hari ini ditutup melemah. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (17/4/2018) berbalik melemah, dengan ditutup turun tipis 0,99 poin atau 0,016% ke level 6.285,76.

Padahal, awal perdagangan hingga sesi I perdagangan, IHSG terpantau menguat. Indeks pada Selasa ini dibuka menguat 0,07% atau 4,12 poin di level 6.290,86. Hari ini, IHSG diperdagangkan di 6.259,59-6.303,97.

Menguatnya sektor perkebunan +1,31% dan pertambangan +1,00%, tidak mampu mengangkat IHSG. Melemahnya IHSG hari ini tidak lepas dari tekanan yang terjadi di pasar global.

Dari 525 saham, 216 tertekan, 139 stagnan, dan 170 menguat. Nilai transaksi saham mencapai Rp7,57 triliun dari 11,10 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing -Rp1 triliun dengan aksi jual asing Rp3,27 triliun dan aksi beli asing Rp2,26 triliun.

Seiring itu, pasar Asia ditutup lunglai karena investor mencerna data ekonomi China, dimana pertumbuhan ekonomi kuartal I 2018 mencapai 6,8%. Meski lebih tinggi dari perkiraan 6,7%, tapi Kepala Ekonomi Asia di Oxford Economics, Louis Kuijs mengatakan perekonomian China tumbuh melambat pada Maret. "Perekonomian mereka melambat pada Maret dibandingkan dua bulan pertama. Kemungkinan pertumbuhan bakal lebih lambat ke depannya," ujarnya.

Melansir dari CNBC, Selasa (17/4), Nikkei 225 Jepang naik tipis 0,06% atau 12,06 poin menjadi 21.847,59 dan Topix turun 0,36, karena sebagian sektor saham melemah.

Di Seoul, Kospi jatuh 0,15% menjadi 2.453,77, karena saham Samsung Electronics tergelincir 0,72%. Bursa Australia, S&P/ASX 200 naik tipis 0,20 poin ke level 5.841,50, karena saham keuangan tergelincir 0,33%.

Pasar China ditutup lebih rendah, dengan indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,66% karena mayoritas saham melemah. Shanghai kehilangan 1,39% menjadi 3.067,52 dan Shenzhen turun 2,2% menjadi 1.784,56.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak