Diprediksi Cuan di Tahun 2024, Reksa Dana Ini Memberikan Imbal Hasil Optimal!

Senin, 15 Januari 2024 - 14:46 WIB
loading...
Diprediksi Cuan di Tahun...
Salah satu instrumen investasi yang diprediksi akan cuan pada tahun 2024 adalah reksa dana pendapatan tetap. Foto/MNC Media
A A A
JAKARTA - Tahun 2023 memang cukup banyak kejadian yang memberikan dampak terhadap iklim investasi di Indonesia, akan tetapi ada salah satu instrumen investasi yang justru cuan pada tahun 2023 adalah reksa dana pendapatan tetap. Hal ini dibuktikan dengan di sepanjang tahun 2023 lalu, rata-rata produk reksadana pendapatan tetap mencetak return tertinggi sebesar 4,73% year on year (YoY).

Lalu bagaimana di tahun 2024 ini? Diperkirakan reksa dana pendapatan tetap akan menjadi primadona pada tahun ini, sebab banyak yang berpendapat obligasi pemerintah maupun korporasi masih bisa memberikan imbal hasil yang optimal.

Baca Juga: Rebut Hadiah Reksa Dana Total Rp 3 Juta dari Ciptadana AM di Aplikasi MotionTrade!

Bukan tanpa alasan reksa dana pendapatan tetap menjadi primadona di tahun 2024, sebab pasar obligasi Indonesia berpeluang mengalami kenaikan kinerja karena tercapainya puncak suku bunga bank sentral di negara-negara maju.

“Proyeksi penurunan tingkat inflasi di negara maju seperti Amerika Serikat, serta potensi penurunan tingkat suku bunga acuan The Fed di tahun ini menjadi Sentimen positif dan akan memberikan angin segar bagi produk reksa dana pendapatan tetap,” kata Sugiarto, Head of Fixed Income Fund Manager pada Senin (15/1/2024).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Kejutan! Maroko Singkirkan...
Kejutan! Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
Berita Terkini
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Infografis
8 Peristiwa Besar di...
8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved