alexametrics

Diginesia, Upaya Ciptakan UMKM Tangguh di Era Digital

loading...
Diginesia, Upaya Ciptakan UMKM Tangguh di Era Digital
Program Diginesia menjadi sebuah ajang untuk menciptakan UMKM tangguh dan berdaya saing kuat di tengah era digital. Foto/Dok SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - SINDOnews.com bekerja sama dengan SBM Pro Indonesia akan menggelar program Diginesia, yang menjadi ajang untuk menciptakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tangguh dan memiliki daya kompetisi yang kuat di tengah era digital. Program ini akan diadakan di beberapa kota yang memiliki perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Ketua Dewan Penasihat Pro Indonesia Budi Isman mengatakan, program ini akan fokus untuk menciptakan UMKM yang melek teknologi. Mereka pun diharapkan untuk mengaplikasikan teknologi dalam kegiatan bisnis mereka.

Hal ini berangkat dari kenyataan bahwa saat ini banyak pertumbuhan UMKM di kalangan anak muda dengan konsep yang tidak tajam, lemah di manajemen dan pemasaran. Sehingga banyak UMKM berbasis digital online yang tumbang di tengah jalan.

"Memang fokusnya sekarang ini, dengan perkembangan teknologi bagi saya setiap UMKM harus melek teknologi. Mereka juga harus menggunakan teknologi yang ada. Dan harapan kami juga banyak timbul startup baru yang menggunakan bisnis digital," katanya saat berbincang dengan SINDOnews.

Menurutnya, program ini sangat penting untuk diikuti oleh UMKM yang akan memulai bisnis digital mereka. Sebab, Pro Indonesia nantinya akna membantu proses pengembangan dan meningkatkan kapasitas pengetahuan mereka mengenai bisnis di era digital.

"Yang pasti untuk UMKM yang akan memulai bisnis digital itu penting banget. Jadi mereka biar tahu juga bahwa pemerintah ini sekarang sedang mendorong pengusaha digital dan startup teknologi. Dan tentunya kita berharap di Pro Indonesia bisa membantu proses pengembangan dan kapasitas pengetahuan mereka," imbuh dia.

Adapun kategori UMKM yang diperlombakan meliputi food and beverage, fashion dan retail, serta services. Para peserta akan melalui beberapa tahap mulai seminar, workshop, kompetisi, mencari local champion sampai dengan national champion. Target audiens adalah mahasiswa di kampus yang dikunjungi dan komunitas UMKM di Indonesia berusia 18-25 tahun.

Mereka akan mengikuti tahap kompetisi. Untuk local programme meliputi seminar, workshop, coaching, dan penjurian. Sedangkan national programme meliputi karantina, penjurian, dan awarding.

Sebagai pembukaan rangkaian Diginesia, akan digelar round table discussion yang rencananya dihadiri Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Gedung SINDO, Jakarta, Senin (23/4/2018).

Pimpinan Redaksi SINDOnews.com Pung Purwanto menyatakan bahwa Diginesia adalah ikhtiar bersama yang diinisiasi SINDOnews.com dan didukung banyak pihak dengan tujuan memberdayakan UMKM startup dengan program pelatihan yang komprehensif dan terukur.

"Era digital adalah peluang sekaligus tantangan bagi startup. Para pengusaha muda dan pemula harus dibekali ilmu strategi dan manajerial yang pas agar tidak mudah goyah," ungkapnya.

Sekadar informasi, Diginesia ini mendukung rencana pemerintah mewujudkan bisnis online atau e-commerce Indonesia yang ditargetkan mencapai USD130 miliar atau Rp1.850 triliun pada 2020. Diketahui, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Kominfo, dan pemangku kepentingan lainnya pada 31 Maret 2017 telah merekrut 100.000 UMKM di  30 kota untuk go online. Pemerintah berkomitmen meng-online-kan 8 juta UMKM pada 2020.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak