alexametrics

IHSG Sesi I Jatuh 0,42% Saat Rupiah Terkapar Makin Parah

loading...
IHSG Sesi I Jatuh 0,42% Saat Rupiah Terkapar Makin Parah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga sesi perdagangan siang, Senin (23/4/2018) masih terperosok di zona merah saat rupiah semakin terkapar. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga sesi perdagangan siang, Senin (23/4/2018) masih terperosok di zona merah untuk melanjutkan tren negatif sejak pagi tadi. Kejatuhan bursa saham Tanah Air mengiringi rupiah yang juga semakin terkapar hingga menyentuh level Rp13.900/USD.

Bursa saham Tanah Air pada perdagangan siang ini berkutat di zona merah usai kehilangan 26,45 poin atau 0,42% ke level 6.311,24 setelah di sesi pembukaan melemah 9,11 poin yang setara 0,14% menjadi 6.328,58. Sedangkan kemarin, IHSG melemah 18,21 poin atau 0,29% di posisi 6.337,70.

Sektor saham dalam negeri hingga siang ini, kebanyakan berada di jalur negatif dengan sektor keuangan melemah terdalam sebesar 0,96% diikuti kejatuhan sektor properti mencapai 0,98%. Sedangkan penguatan terjadi pada sektor infrastruktur dengan tambahan 0,58%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,43 triliun dengan 7,15 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini. Transaksi bersih asing minus Rp279,57 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp939,16 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp659,58 miliar. Tercatat 147 saham naik, 216 turun dan 111 saham mendatar.

Beberapa saham menguat di antaranya PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI), PT PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) dan PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS). Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) serta PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL).

Di sisi lain pada pasar mata uang, menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I masih anjlok hingga berada di posisi Rp13.890/USD atau memburuk dari posisi penutupan sebelumnya Rp13.875/USD. Rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.873-Rp13.895/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.910/USD atau merosot tajam dari penutupan akhir pekan kemarin di posisi Rp13.893/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.886-Rp13.922/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini masih menyusut ke level Rp13.890/USD. Rupiah terlihat masih tidak berdaya dibandingkan penutupan sebelumnya.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp13.894/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah masih tidak berdaya dari posisi sebelumnya Rp13.804/USD.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak