alexametrics

Diginesia 2018

UMKM Digital Akan Mampu Ciptakan Lima Juta Lapangan Kerja Baru

loading...
UMKM Digital Akan Mampu Ciptakan Lima Juta Lapangan Kerja Baru
Ketua Dewan Penasehat SBM Pro Indonesia Budi Satria Isman mengatakan kehadiran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berbasis digital diharapkan bisa meningkatkan jumlah lapangan pekerjaan baru. Foto/Isra Triansyah
A+ A-
Ketua Dewan Penasehat SBM Pro Indonesia Budi Satria Isman mengatakan, kehadiran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berbasis digital bisa meningkatkan jumlah lapangan pekerjaan. Hal itu lantaran lewat perkembangan teknologi yang sudah tidak terbendung, akan memunculkan jenis usaha baru yang membutuhkan banyak tenaga kerja.

"Kalau kita lihat statistik, misalnya skala kecil dia bisa mempekerjakan tujuh orang dan skala besar mencapai 30 hingga 70 orang, ini mampu meningkatkan lapangan kerja. Jadi bisa ada 5 juta yang baru," ujar Ketua Dewan Penasehat SBM Pro Indonesia Budi Satria Isman saat peluncuran Diginesia 2018 di Gedung Sindo, Senin (23/4/2018).

(Baca Juga: Sesmenkop UKM: Tanpa Wirausaha Pengangguran Bisa Membludak)



Lanjutnya, dia menerangkan bahwa batasan usia tidak menjadi masalah untuk menjadi entreprenuer. Namun, Ia menyarakan dalam usia produktif akan lebih meningkatkan kemampuan bisnis lewat tema digital. "Enggak ada batasan dan enggak ada. Tapi semakin tua risikonya besar, paling penting enggak takut dalam menggunakan teknik digital," katanya.

Sementara itu, hal senada juga disampaikan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang menyatakan bahwa wirausaha atau entrepreneurship bisa menjadi salah satu solusi untuk mengurangi pengangguran yang ada di Indonesia. Bahkan, dengan menjadi wirausaha maka akan tercipta lapangan kerja baru di Tanah Air.

"Strateginya sekarang menjadi wirausaha. Tanpa wirausaha maka pengangguran akan membludak," terang Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM (Sesmenkop UKM) Agus Muharram.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak