alexametrics

MNC Asset Management Tambah Dua Agen Penjual Reksa Dana

loading...
MNC Asset Management Tambah Dua Agen Penjual Reksa Dana
PT MNC Asset Management terus berkomitmen memberi akses bagi masyarakat dalam berinvestasi reksa dana dengan menambah dua agen penjual. Foto/Yanuar
A+ A-
JAKARTA - PT MNC Asset Management terus berkomitmen memberi akses bagi masyarakat dalam berinvestasi reksa dana dengan melakukan penandatanganan kerja sama dengan PT Mirae Asset Sekuritas dan PT Supermarket Reksadana Indonesia sebagai agen penjual. Kesepakatan ini diharapkan dapat meningkatkan dana kelolaan dari 8 produk open end yang bisa dibeli masyarakat melalui kedua agen tersebut.

Direktur Utama MNC Asset Management Frery Kojongian menyambut baik kesepakatan kerja sama ini dengan harapan dapat meningkatkan dana kelolaan dari 8 produk open end yang bisa dibeli masyarakat melalui PT Mirae Asset Sekuritas dan PT Supermarket Reksadana Indonesia.

"Kita punya harapan kerja sama ini dijalankan dengan penuh komitmen. Kami janji beri servis terbaik bagi mitra kami, sehingga hasil investasi yang kami kelola berikan hasil optimal," ujar Direktur Utama MNC Asset Management Frery Kojongian di Gedung MNC Financial Tower, Jakarta, Selasa (8/5/2018).



Lebih lanjut Ia menyampaikan, dengan bertambahnya agen penjual reksa dana atau APERD, perusahaan berani memperluas akses masyarakat untuk berinvestasi reksa dana yang ditawarkan MNC Asset. Dengan menambah dua agen penjual ini, maka perusahaan sudah memiliki 8 APERD.

Secara keseluruhan yang terdiri dari 2 APERD Bank yaitu BRI dan BNI, serta 6 APERD Non Bank yaitu Indo Premier, Philips Sekuritas, Harem, MNC Sekuritas, Mirae Asset Sekuritas dan Supermarket Reksadana. "Mudah-mudahan bisa mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan produk kami, serta ada peningkatan dana keloiaan dari kesepakatan penambahan APERD hari ini," pungkas Frery.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak