alexametrics

Saham-saham Ini Bisa Jadi Pilihan Ketika IHSG Merah

loading...
Saham-saham Ini Bisa Jadi Pilihan Ketika IHSG Merah
Investor bisa mulai mengoleksi reksa dana saham yang portofolionya terdiri dari saham-saham blue chips atau yang berbasis saham indeks LQ45. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Direktur Utama PT Reliance Sekuritas Tbk (RELI) Anita menyampaikan, investasi saham layak dipilih dan prospektif jika digunakan untuk jangka panjang. Apalagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedang berada di zona merah.

Anita menyangkut, selain itu, investor bisa mulai mengoleksi reksa dana saham yang portofolionya terdiri dari saham-saham blue chips atau yang berbasis saham indeks LQ45.

"RELI juga memiliki indeks LS-27 juga yang berisi saham-saham unggulan yang dipantau secara berkala oleh tim riset," ujarnya di Jakarta, Kamis (10/5/2018).



Berdasarkan sejarah penurunan nilai IHSG, memang biasanya diikuti lagi dengan kenaikan. Pada 2007, level tertinggi IHSG mencapai 2.745, sekitar 10 kali dari nilai terendahnya di tahun 1998.

Begitu juga saat 2008, IHSG mencapai nilai terendah di bawah 1.100, lalu memecahkan rekor hingga 5.214 pada Mei 2013. Kenaikan ini 5 kali lipat dalam 5 tahun.

Menurut Anita, dari data itu dapat dilihat bahwa secara historis, investasi pada komponen saham di IHSG dalam jangka panjang bisa menguntungkan secara signifikan.

Sementara, dengan membeli reksa dana saham atau saham saat ini, para investor dinilainya berkesempatan memperoleh untung dalam jangka panjang.

"Investor saham pun bisa menikmati penghasilan deviden yang dibagi berkala dari keuntungan perusahaan. Masyarakat yang ingin berinvestasi dapat datang ke kantor cabang RELI yang ada di berbagai daerah. Di sana, masyarakat dapat bertanya atau langsung membeli produk-produk investasi milik RELI," pungkasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak