alexametrics

Krisna Oleh-oleh Lebarkan Sayap Bisnis ke Jakarta

loading...
Krisna Oleh-oleh Lebarkan Sayap Bisnis ke Jakarta
Pusat oleh-oleh asal Bali Krisna milik Gusti Ngurah Anom atau yang akrab disapa bli Ajik makin melebarkan lini bisnis usahanya ke Jakarta. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Pusat oleh-oleh asal Bali Krisna milik Gusti Ngurah Anom atau yang akrab disapa bli Ajik makin melebarkan lini bisnis usahanya dengan membuka toko oleh oleh di Jakarta yang diberi nama Krisna oleh-oleh khas kota Tua. Dalam toko menyediakan oleh oleh khas Jakarta yang memayungi produk lokal usaha kecil dan menengah (UMKM) Indonesia.

Setelah di co-branding Kementerian Pariwisata, Krisna Oleh-Oleh kian mantap melebarkan usahanya. Toko oleh-oleh yang berpusat di Bali ini semakin ekpansif untuk menyasar daerah lain dengan meluncurkan Grand Opening Toko Krisna Oleh-Oleh Khas Jakarta. Grand opening, malam itu dibalut dalam acara Krisna Keliling Nusantara. Lokasinya di Krisna Oleh-Oleh Khas Jakarta, di Kota Tua Jakarta.

Kesuksesan toko oleh oleh Krisna tak bisa dilepaskan dari sosok Gusti Ngurah Anom atau yang akrab disapa bli Ajik ini. Kerja keras dan inovasi yang dibuatnya menjadikan toko oleh-oleh ini salah satu destinasi wajib dikunjungi wisatawan saat berlibur di Pulau Dewata untuk membeli cinderamata khas. Pria inilah yang mendirikan Krisna Holding Company (KHC) tahun 2017 yang memiliki banyak cabang usaha selain Krisna.



Tak puas dengan kesuksesan yang diraih toko Krisna di pulau dewata Bali, Ajik pun melebarkan sayapnya dengan membuka toko di kawasan kota tua, Jakarta. produk yang ditawarkan di Jakarta ini menghadirkan berbagai produk ukm lokal di Indonesia.

“Saya ingin target saya di 2019 membuka toko oleh oleh di 10 provinsi dulu tapi sekarang Jakarta ini pilot projectnya dimana menghadirkan oleh oleh khas kota tua produk yang saya jual sejarah dan menggambarkan ciri khas yang ada di kota tua untuk saat ini masih ada produk dari bali tapi 50 persen produk kota dan mudah mudahan bulan depan bisa 100 persen produk kota tua,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima KORAN SINDO.

Lewat pembukaan cabang Krisna di Kota Tua, Jakarta ini, Ajik mengungkapkan tentunya konsepnya dibuat berbeda dengan yang Bali karena menghadirkan 50% produk sejarah kota tua yang desainnya ondel ondel, stasiun kereta kota tua, monas bangunan lama bersejarah lain di Jakarta.

"Kebetulan punya partner Dendy yang membuka usaha dikota tua ini karena lokasinya strategis dari restoran ini kunjungan yang makan juga ramai per hari kalo weekend hingga 5-10 ribu pengunjung,” ungkapnya.

Sebagai orang yang begitu fanatik dengan produk UKM lokal, pria berkepala plontos ini pun mengaku memilki target untuk membuka toko oleh oleh sejenis diberbagai provinsi di Indonesia yang tentunya menghadirkan beraneka ragam kerajinan UKM lokal daerah setempat.

“Saya sendiri sangat fanatik untuk menghadirkan produk lokal Indonesia makanya ingin berjuang membuka toko oleh oleh ini di seluruh provinsi di Indonesia seperti Manado. Harapan karena menghadirkan 100 persen produk lokal tidak ada produk luar, saya yakin masyarakat di provinsi mana pun akan menerima kehadiran toko oleh oleh ini di kota mereka masing masing," ujarnya

Untuk lebih menggemakan kehadirkan toko Krisna yang menghadirkan oleh oleh khas kota tua, Ajik pun mengajak teman-teman selebriti yang merupakan teman lamanya untuk hadir mensupport pembukaan toko ini sekaligus mengisi acara dalam kesempatan tersebut. nama nama artis seperti Luna Maya dan Reino Barrack, Vicky Zhu dan suami, Syahnaz dan Jeje Govinda, Cakra Khan, Rizky Febian, Verrel Bramastya dan Natasha Wilona dan sederet artis lainnya.

“Kebetulan artis nasional 90% teman saya kalo ke Bali mereka pasti kerumah sehingga gak ada salahnya mengundang mereka dan teman teman masih ada banyak syuting dan sibuk dan semoga faktor ketenaran dan kepopuleran mereka menjadi magnet menarik pengunjung dan bisa mendongkrak penjualan disini tentunya sebagai bagian support produk UKM lokal,” ucapnya.

Ajik Cok mengaku memiliki target 500 hingga 2500 pengunjung perhari datang mengunjungi dan berbelanja di toko Krisna di kawasan kota tua. Harapan itu sepertinya bukan sesuatu yang mustahil dimana dengan modal 2-3 miliar untuk membangun toko ini berencana akan duduk bersama dengan ukm yang ada di Jakarta termasuk produk berbau khas kota tua dan Jakarta.

Dalam kurun waktu 10 tahun, telah dibuka 23 gerai Krisna dan akan menambah 6 gerai lagi di 2018. Menjalankan bisnisnya dengan happy menjadi kunci utamanya. Ia mengaku bisnis ini tidak selalu berjalan mulus, ada kalanya gerai yang kurang dalam segi omzet, tapi masing-masing gerai saling mengisi satu dengan yang lain. Di pertengahan tahun 2018, Krisna akan mengoperasikan gerainya yang menghadirkan suasana alam seluas 3 hektar yang berlokasi di Gianyar, Bali.

Ajik Cok telah melebarkan sayap bisnisnya tidak hanya di toko oleh-oleh saja. Bali Utara menjadi kawasan yang ia pilih untuk membangun tiga wisata air, yaitu Krisna Water Sport, Krisna Beach Street, dan Krisna Adventure. Destinasi wisata air ini dibangun sejak dua tahun lalu sebagai bagian dari penunjang bisnis toko oleh-oleh Krisna. Namun bisnis wisata ini tidak akan dia kembangkan di luar Bali.

Memang bisnis oleh-oleh mendominasi portofolio pendapatan KHC yang menjadi induk usaha bisnisnya. Menghadapi persaingan dengan menjamurnya toko oleh-oleh sejenis dihadapi oleh Ajik Cok dengan sehat. Semakin banyak pesaing akan menjadikan tujuan berwisata satu pintu. Rencananya Krisna juga akan dibuka di Kota Tua, Jakarta. Ini juga menjadi pilot project sebelum membuka di 9 provinsi lainnya. “Untuk di luar Bali sebenarnya kami sudah mulai di Surabaya,” tuturnya.

Ciri khas yang menjadi kekuatan Krisna adalah menawarkan produk yang inovatif dengan varian yang cukup banyak, harga murah, tempat yang nyaman, dan sekitar 80% produk Krisna dibuat eksklusif.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak