alexametrics

Jelang Lebaran, Harga Daging Ayam Normal di Rp30.000/Kg

loading...
Jelang Lebaran, Harga Daging Ayam Normal di Rp30.000/Kg
Aprindo mengatakan menjelang Lebaran harga daging ayam sudah normal di Rp30.000 per kg. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) terus mengawal, memantau, dan memastikan harga barang kebutuhan pokok (bapok) stabil, tidak hanya menjelang Lebaran 2018, tetapi hingga tahun 2019.

Dalam pantauan mereka, harga daging ayam menjelang Lebaran disebut telah turun dan berada di harga normal, kisaran Rp28.000 hingga Rp30.000 per kilogram.



Ketua Umum Aprindo Roy Mandey memastikan, sejauh ini beberapa harga barang-barang kebutuhan pokok sudah mengikuti harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Utamanya lima produk seperti beras, gula, minyak goreng, daging, bawang dan cabai.

"Daging ayam kemarin memang agak sedikit naik tapi Kementerian Perdagangan sangat intensif mengontrol harga supaya turun. Sehingga seminggu ini, harga daging ayam kembali normal, Rp28.000-Rp30.000 per kilogram," ujar Roy di Gedung Kemendag, Jakarta, Senin (4/6/2018).

Selain harga yang sudah berangsur pulih, dia memastikan bahwa stok barang untuk kebutuhan pokok selama Ramadhan dan Lebaran semua sudah terpenuhi.

"Semua gudang sejak dua bulan terakhir (terpenuhi). Kami sudah punya stok di distribution center masing-masing untuk jangka waktu enam minggu ke depan. Dengan kata lain, semua produk kami tersedia di semua toko ritel," tuturnya.

Dalam Lebaran tahun ini, Aprindo juga menyiapkan dua hal, pertama pemberian paket murah dan pasar murah. Untuk paket murah, Aprindo melakukan kerja sama dengan kementerian dan berbagai pemerintah daerah (Pemda).

"Kedua kami mengadakan pasar murah, kami diskon 50% dari harga standar. Dari harga Rp100.000 menjadi Rp50.000. Jadi betul- betul membuat masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya. Pasar murah ada di 200 titik di seluruh Indonesia," tuturnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak