alexametrics

Jelang Lebaran, IHSG Ditutup Anjlok 1,85% Buntuti Kejatuhan Bursa Asia

loading...
Jelang Lebaran, IHSG Ditutup Anjlok 1,85% Buntuti Kejatuhan Bursa Asia
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren pelemahan hingga ditutup memerah pada akhir perdagangan menjelang Lebaran, usai anjlok 1,85%. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren pelemahan hingga ditutup memerah pada akhir perdagangan menjelang Lebaran, usai anjlok 1,85% atau setara 113,07 poin menjadi 5.993,63. Kejatuhan bursa saham dalam negeri membuntuti terpelesetnya kebanyakan bursa Asia pada perdagangan akhir pekan ini.

Sebelumnya IHSG pada sesi I perdagangan kehilangan 51,07 poin yang setara minus 0,84% ke level 6.055,63 setelah pagi tadi dibuka mengalami penurunan 12,670 poin atau setara 0,207% menjadi 6.094,03 poin.. Kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup bertambah 36,99 poin atau 0,61% menjadi 6.106,70.

Sektor saham hingga perdagangan sore tanpa terkecuali ambruk ke zona merah dipimpin kejatuhan terdalam sektor keuangan mencapai 3.03%. Pelemahan cukup parah juga terjadi pada sektor infrastruktur dan consumer yang masing-masing merosot 2,45% dan 1,61%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp11,30 triliun dengan 8,25 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp2,45 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp7,06 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp4,60 triliun. Tercatat sebesar 127 saham menguat, 282 melemah dan 111 stagnan.

Di sisi lain, saham Asia ditutup lebih rendah pada hari Jumat, dengan pasar utama di wilayah mencatat penurunan karena sentimen investor berbalik berhati-hati setelah sempat meningkat di awal pekan ini. Indeks Nikkei Jepang tercatat turun 0,56% atau 128,76 poin menjadi 22.694,50 setelah meningkat empat sesi beruntun.

Saham perbankan dan teknologi tergelincir sementara saham konsumen naik lebih tinggi yang tidak mampu mengangkat indeks saham Jepang. Selanjutnya bursa saham Australia juga lebih rendah, ketika ASX 200 ditutup turun 0,2% pada posisi 6.045,20.

Sedangkan indeks Kospi di Korea Selatan turun 0,77% menjadi 2.451,58 karena saham produsen mobil, perusahaan baja dan teknologi menyeret indeks lebih rendah. Indeks kelas berat Samsung Electronics terlihat tak berdaya lebih rendah 1,88%.

Kerugian juga terlihat pada pasar saham China yang merosot semakin tajam. Indeks Hang Seng di Hong Kong hingga perdagangan sore memerah usai kehilangan 1,76% dengan semua sektor terkapar. Komposit Shanghai juga terlihat turun 1,36% ke level 3.067,13 ketika komposit Shenzhen ditutup lebih rendah 0,94%.
(akr)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak