alexametrics

Nilai Transaksi BEI Meningkat 14,76% Menjelang Libur Lebaran

loading...
Nilai Transaksi BEI Meningkat 14,76% Menjelang Libur Lebaran
Rata-rata nilai transaksi harian saham Bursa Efek Indonesia (BEI) di sepanjang pekan ini meningkat 14,76% dari pada pekan sebelumnya. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Rata-rata nilai transaksi harian saham Bursa Efek Indonesia (BEI) di sepanjang pekan ini meningkat 14,76% menjadi Rp10,57 triliun dari Rp9,21 triliun pada pekan sebelumnya. Sedangkan, rata-rata volume transaksi harian saham BEI pekan ini juga naik 39,85% menjadi 11,61 miliar unit saham dari 8,3 miliar unit saham sepekan sebelumnya.

Sedangkan rata-rata frekuensi transaksi harian saham di BEI pekan ini juga lebih tinggi 31,01% menjadi 454,45 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya.Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sendiri dalam sepekan menjelang libur panjang Idul Fitri 1438 Hijriah mengalami kenaikan 0,17% menjadi 5.993,62 poin. Setelah pada pekan sebelumnya ditutup di level 5.983,58 poin.



"Kenaikan level IHSG turut meningkatkan dikarenakan nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan terakhir sebesar 0,24 persen menjadi Rp6.716,99 triliun dari Rp6.701,09 triliun pada pekan sebelumnya," seperti diterangkan BEI.

Investor asing mengakumulasi jual bersih di sepanjang pekan ini dengan nilai Rp3,11 triliun. Sepanjang tahun ini nilai akumulasi jual bersih investor asing sudah mencapai Rp43,44 triliun.

Tiga perusahaan mencatatkan saham perdananya di BEI pada pekan ini. Dicatatkan di hari yang sama, Jumat (8/6), PT MNC Studios International Tbk dan PT Sriwahana Adityakarta Tbk resmi tercatat di Papan Pengembangan BEI dan PT Steadfast Marine Tbk resmi tercatat di Papan Utama BEI.

Hal ini sekaligus menjadikan perusahaan berkode saham MSIN, SWAT, dan KPAL sebagai perusahaan ke-18, ke-19, dan ke-20 yang mencatatkan saham di bursa tahun 2018. Dengan pencatatan ini, maka total perusahaan tercatat di BEI saat ini adalah 584 perusahaan.

Pada pekan ini juga dicatatkan satu obligasi korporasi dan satu sukuk korporasi pada Kamis (7/6). Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Tahap I Tahun 2018 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan Indonesia Eximbank I Tahap I Tahun 2018 yang diterbitkan oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia dicatatkan dengan nilai nominal masing-masing Rp2,72 triliun dan 500 miliar.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2018 adalah 38 Emisi dari 29 Emiten senilai Rp54,49 triliun. Dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 361 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp408,50 triliun dan USD47,5 juta yang diterbitkan oleh 112 Emiten.

Selain itu, sebanyak 90 seri Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI dengan nilai nominal Rp2.189,01 triliun dan USD200 juta. Selain itu, 10 emisi Efek Beragun Aset juga telah dicatatkan di BEI dengan nilai Rp9,54 triliun.

Kegiatan sosialisasi seputar pasar modal yang dilakukan pekan ini adalah Investor Club di UIN Suska Riau Fakultas Syariah yang diselenggarakan melalui Kantor Perwakilan BEI di Riau, bekerja sama dengan Phintraco Sekuritas, Kamis (7/6). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas investasi masyarakat setempat yang telah terdaftar sebagai investor, serta menumbuhkan minat masyarakat Pekanbaru khususnya untuk mempelajari investasi saham dengan benar sehingga menjadi investor saham yang andal.

Pada pekan ini juga diselenggarakan Diskusi Panel Perkembangan Triwulan Perekonomian Indonesia di Main Hall BEI, Rabu (6/5). Diskusi panel ini melibatkan World Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kedutaan Besar Australia, dan Putera Sampoerna Foundation.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak