alexametrics

Tips Membuka Bisnis Jasa Penitipan Anak

loading...
Tips Membuka Bisnis Jasa Penitipan Anak
Tempat penitipan anak. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Di tengah kondisi ekonomi yang tak menentu, membuka bisnis sendiri bisa menjadi pilihan yang paling baik. Namun, untuk memulai bisnis sendiri, banyak hal harus dipertimbangkan.

Hal pertama yang perlu ditentukan adalah bisnis apa yang akan kita mulai. Nah, bagi Anda yang kebetulan penyuka anak-anak, membuka tempat penitipan anak atau bisa disebut Day Care bisa menjadi pilihan bisnis yang cerdik.

Jasa penitipan anakn saat ini banyak dicari oleh orang tua. Mulailah dengan membuka penitipan anak berskala kecil di rumah, atau sewalah ruang usaha yang lebih besar untuk memperluas bisnis.

Salah satu Pengelola Day Care di Jakarta, Riska Soeharti mengatakan bahwa membuka jasa penitipan anak tidak perlu dengan modal yang tinggi. Dengan modal yang sedikit bisa membuka bisnis jasa penitipan anak.

"Enggak perlu modal banyak kalau sedikit juga bisa ya sebesar Rp25 juta sudah bisa buka," ujar Riska kepada SINDOnews beberapa waktu lalu.

Berikut ini tips dari Riska mengenai persyaratan yang diperlukan untuk membuka penitipan anak, cara membuka penitipan anak, ide untuk mencari pelanggan, dan cara mendapat keuntungan dari usaha ini.

Pertama, ketahui keuntungan dan kerugian dari usaha penitipan anak. Jika Anda ingin membuka penitipan anak, Anda mungkin menyukai anak-anak. Sebelum mulai membuka usaha penitipan anak, pertimbangkan elemen usaha seperti Anda perlu menangani kecelakaan, masalah perilaku anak, dan keadaan darurat lain yang mungkin terjadi pada anak. Pertimbangkan untuk mengikuti pelatihan pertolongan pertama atau pendidikan guru anak usia dini sebelum membuka penitipan anak.

Lalu, orang tua anak akan berharap banyak saat menitipkan anaknya pada Anda. Mereka ingin anak mereka dididik dan menjalankan aktivitas yang baik selama dititipkan. Gelar pendidikan, pengalaman mengajar, atau pengalaman bekerja di tempat penitipan anak akan sangat membantu usaha Anda.

Selanjutnya, sadari penuh bahwa tempat penitipan anak adalah sebuah usaha. Sebagai pemilik usaha, Anda harus siap mengatur karyawan, melakukan pembukuan, memasarkan bisnis, dan mengemban tanggung jawab lainnya.

Kedua, tentukan jenis penitipan anak yang ingin Anda buka. Saat memilih, pertimbangkan keinginan serta kemampuan finansial dan waktu. Seperti membuka penitipan anak rumahan. Penitipan anak ini menawarkan lingkungan layaknya rumah bagi anak. Umumnya, usaha ini berskala kecil dan hanya terbatas bagi anak-anak tetangga.

Penitipan anak komersial. Penitipan anak ini umumnya berada di lokasi komersial dan dapat menampung lebih banyak anak, sehingga keuntungan yang didapat pun lebih banyak. Oleh karena itu, pemilik dapat menggaji lebih banyak karyawan.

Ketiga, ketahui perizinan yang diperlukan untuk membuka penitipan anak. Untuk membuka usaha secara legal, Anda memerlukan izin, yang mungkin perlu diperbarui secara berkala. Perizinan yang Anda perlukan berbeda antara penitipan anak rumahan dan komersial.

"Carilah informasi mengenai perizinan yang diperlukan sebelum memulai. Untuk mendapat izin, rumah atau lokasi penitipan anak mungkin perlu diperiksa terlebih dahulu untuk membuktikan bahwa lokasi memenuhi syarat. Pastikan penitipan anak yang Anda buka memiliki rasio penjaga dan anak sesuai dengan peraturan yang berlaku," jelas Riska.
halaman ke-1 dari 2
preload video

BERITA TERKAIT

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak