PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) Bersiap Segera Listing di Bursa Efek Indonesia
Senin, 05 Februari 2024 - 12:26 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Utama PT Bersama Mencapai Puncak Tbk, Nanang Suherman menyampaikan, Perseroan akan memberikan dukungan melalui stabilitas pasokan bahan baku dan pengelolaan rantai supply chain untuk kebutuhan para UMKM, dengan project perilisan digitalisasi sistem supply chain secara gratis, sehingga para UMKM dapat terhubung dengan baik dengan Perseroan secara efisien.
Nanang Suherman melalui Perseroan membuka peluang berkolaborasi dengan UMKM seluruh Indonesia, untuk berkembang bersama dalam jaringan bisnis food supply. Dengan demikian Perseroan berharap dapat membantu mengangkat ekonomi UMKM Indonesia.
Terkait IPO
Dalam upayanya untuk melebarkan bisnis, Perseroan mengambil langkah besar dengan menginisiasi Penawaran Umum Perdana Saham (IPO). Perseroan resmi menunjuk PT MNC Sekuritas dan PT KGI Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.
Perseroan telah melewati masa penawaran awal (bookbuilding) yang dilaksanakan pada 19 - 24 Januari 2024. Saat ini Perseroan sedang melaksanakan proses penawaran umum (offering) yang dilaksanakan pada 2 - 12 Februari 2024 dan akan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 15 Februari 2024.
Dengan adanya IPO ini, Perseroan membuka peluang sebesar-besarnya bagi masyarakat umum, investor, dan pihak terkait lainnya untuk berpartisipasi dalam kesuksesan Perseroan.
Berdasarkan informasi yang tertuang dalam Prospektus, Perseroan menawarkan sebanyak 225.000.000 Saham Baru atau setara dengan 20% dari modal disetor setelah IPO, harga penawaran Rp278 per saham, dengan target dana yang terkumpul sebanyak Rp62.550.000.000.
Dana hasil IPO tersebut sebagian besar rencananya akan digunakan untuk pembelian mesin dan kendaraan operasional untuk menunjang proses distribusi produk dan bahan baku yang lebih optimal; perpanjangan sewa outlet lama untuk mendukung ekspansi bisnis Perseroan; renovasi outlet, gudang dan kantor dan sistem otomatisasi; serta modal kerja (operational expenditure) di antaranya untuk pembelian bahan baku, dan biaya-biaya pengembangan produk, marketing, dan branding yang akan membantu rencana pengembangan bisnis Perseroan.
Nanang Suherman melalui Perseroan membuka peluang berkolaborasi dengan UMKM seluruh Indonesia, untuk berkembang bersama dalam jaringan bisnis food supply. Dengan demikian Perseroan berharap dapat membantu mengangkat ekonomi UMKM Indonesia.
Terkait IPO
Dalam upayanya untuk melebarkan bisnis, Perseroan mengambil langkah besar dengan menginisiasi Penawaran Umum Perdana Saham (IPO). Perseroan resmi menunjuk PT MNC Sekuritas dan PT KGI Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.
Perseroan telah melewati masa penawaran awal (bookbuilding) yang dilaksanakan pada 19 - 24 Januari 2024. Saat ini Perseroan sedang melaksanakan proses penawaran umum (offering) yang dilaksanakan pada 2 - 12 Februari 2024 dan akan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 15 Februari 2024.
Dengan adanya IPO ini, Perseroan membuka peluang sebesar-besarnya bagi masyarakat umum, investor, dan pihak terkait lainnya untuk berpartisipasi dalam kesuksesan Perseroan.
Berdasarkan informasi yang tertuang dalam Prospektus, Perseroan menawarkan sebanyak 225.000.000 Saham Baru atau setara dengan 20% dari modal disetor setelah IPO, harga penawaran Rp278 per saham, dengan target dana yang terkumpul sebanyak Rp62.550.000.000.
Dana hasil IPO tersebut sebagian besar rencananya akan digunakan untuk pembelian mesin dan kendaraan operasional untuk menunjang proses distribusi produk dan bahan baku yang lebih optimal; perpanjangan sewa outlet lama untuk mendukung ekspansi bisnis Perseroan; renovasi outlet, gudang dan kantor dan sistem otomatisasi; serta modal kerja (operational expenditure) di antaranya untuk pembelian bahan baku, dan biaya-biaya pengembangan produk, marketing, dan branding yang akan membantu rencana pengembangan bisnis Perseroan.
Lihat Juga :