alexametrics

Cermati Sektor Saham Ini di Tengah Momen Politik

loading...
Cermati Sektor Saham Ini di Tengah Momen Politik
RELI menyatakan, saat momen politik, di mana seringkali ada sejumlah saham naik turun merupakan situasi yang pas untuk terus berinvestasi di pasar saham. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT Reliance Sekuritas Indonesia (RELI) menyatakan, saat momen politik, di mana seringkali ada sejumlah saham naik turun merupakan situasi yang pas untuk terus berinvestasi di pasar saham. Associate Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, momen politik tidak bisa dijadikan patokan atau acuan dalam mengoleksi saham atau aset berisiko lainnya.

Lanjar menyarankan ke investor atau calon investor untuk mulai membeli saham atau aset berisiko lain dengan merujuk pada pemahaman segi bisnis perusahaan, kondisi perkembangan industri dan ekonomi hingga pergerakan harga. "Semua kebijakan di level global, justru sangat penting dicermati para investor agar selalu meraih cuan," ujarnya di Jakarta, Rabu (27/6/2018).

Menurutnya, dalam kondisi pasar seperti saat ini, di mana ada sentimen global yang diwaspadai dan momen politik di dalam negeri. Sehingga, disarankan agar mencermati saham-saham konsumer, perbankan dan properti konstruksi. "Terutama yang sudah terkoreksi cukup dalam sambil mencermati adanya potensi teknikal rebound jangka pendek," kata Lanjar.



Dia menambahkan, investor justru sebaiknya mencermati berbagai kebijakan anyar yang rencananya akan dikeluarkan pemerintah seperti rencana kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia menyusul tertekannya nilai tukar rupiah terhadap USD.

"Cermati juga kebijakan administrasi AS dalam pengenaan tarif perdagangan antara China dan isu pada tarif mobil Eropa. Kemudian, kebijakan atau hasil pertemuan OPEC dalam membahas produksi minyak guna menstabilkan harga minyak yang mulai naik signifikan dari level terendah pada awal tahun," pungkasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak