alexametrics

PT Tira Austenite Tbk Optimistis Capai Pertumbuhan Signifikan

loading...
PT Tira Austenite Tbk Optimistis Capai Pertumbuhan Signifikan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Tira Austenite Tbk. Foto/Dok.Tira Austenite
A+ A-
JAKARTA - PT Tira Austenite Tbk meyakini pada tahun 2018 akan memperoleh pertumbuhan positif. Direktur Utama PT Tira Austenite Tbk, Selo Winardi mengatakan, Tira Austenite saat ini telah berupaya memperbaiki sistem manajemen serta mendekatkan hubungannya dengan berbagai prinsipal dan kustomer, serta merubah pola bisnis dengan merambah pada barang jadi.

"Jadi kita tidak lagi menjual material, tapi kita jual barang yang sudah setengah jadi. Dimana kita berkolaborasi dengan beberapa workshop dan ada yang kita kerjakan sendiri," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/6/2018).

Pada tahun 2017, PT Tira Austenite Tbk menghadapi kendala-kendala pada ekonomi dunia yang lesu yang berimbas pada ekonomi Indonesia yang kurang bergairah. Hal ini berakibat rendahnya permintaan pasar atas material baja kualitas tinggi. Juga adanya perubahan kebijakan impor dari pemerintah yang mengatur tentang kuota impor. Sulitnya mendapatkan bahan baku mengakibatkan perusahaan menderita kerugian.



Untuk tahun ini saja, kerugian perusahaan mencapai Rp8 miliar. Namun Winardi mengakui kerugian tersebut terjadi akibat sebagian besar karena proyek yang tertunda karena keterlambatan barang masuk. "Ada juga beberapa proyek yang di reject, dan ada juga beberapa produk-produk yang dibersihkan," paparnya.

Makin ketatnya tingkat persaingan pada sektor perdagangan, serta adanya alternatif India baja dari China dan india yang mempunyai harga lebih murah, serta tingginya nilai kurs rupiah yang mencapai Rp14 ribu per dolar AS juga merupakan kendala yang dialami perseroan.

Atas permasalahan itu dirinya berharap, pemerintah konsisten dalam membuat peraturan. "Karena saat ini, banyak peraturan yang dibuat namun tidak jelas juklaknya," kata Winardi.

Berbagai upaya peningkatan kinerja dilakukan seperti efisiensi cost distribution, dengan memanfaatkan empat gudang yang berada di Medan, Jakarta, Surabaya dan Balikpapan agar pengiriman barang lebih efisien.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak