alexametrics

Wisata Kuliner yang Menguntungkan

loading...
Wisata Kuliner yang Menguntungkan
Wisata Kuliner yang Menguntungkan. (Dok.SINDOnews).
A+ A-
JAKARTA - Setiap tahunnya selalu ada tren terbaru yang mampu menarik perhatian, tak terkecuali kuliner. Dunia makanan ini selalu memiliki primadona tersendiri yang siap diburu, bahkan mampu menjadi lahan bisnis yang menjanjikan.

Tidak gampang untuk memajukan bisnis kuliner, hal pertama yang harus diketahui sebelum memulai usaha ini adalah mengetahui makanan seperti apa yang sedang digemari. Contohnya saja tahun lalu, olahan green tea dan matcha sangat digandrungi. Tak heran, semua makanan yang dicampurkan dengan bahan tersebut selalu dicari.

Begitu juga tahun ini banyak makanan yang menawarkan sensasi rasa pedas. Namun, hal tersebut tentunya berkaitan dengan rasa dan bahan baku makanan. ‎Ada dua hal yang harus dijaga dalam bisnis kuliner, yaitu kualitas bahan baku utama dan kualitas bahan tambahannya. Nantinya, bahan baku utama yang berkualitas baik akan menentukan enak atau tidaknya makanan tersebut.

“Saat ini masyarakat lebih menyukai sesuatu yang baru dan selalu ingin mencoba. Karena itu, sekarang banyak bermunculan inovasi makanan yang sudah disesuaikan dengan selera kaum urban saat ini. Contohnya, saat ini sedang tren makanan serbapedas,” ucap Komunitas Jalan Sutra, Harry Nazarudin, saat ditemui KORAN SINDO pada acara Asian Agriculture And Food Forum 2018, Jakarta Convention Center.

Harry pun menambahkan, untuk generasi milenial saat ini makan tidak lagi sekadar kenyang, juga ingin mendapatkan pengalaman yang baru dari makanan yang dicicipi. Misalnya makanan yang dibuat dari bahan baku daerah asalnya sendiri.

Dengan begitu, bisa lebih mengembangkan usaha kuliner itu sendiri. Melihat semakin tingginya masyarakat akan wisata kuliner, menjadikan hal ini sebagai ladang bisnis yang cukup menjanjikan.‎ “Peluang bisnis kuliner masih sangat menjanjikan. Modalnya pun tidak harus besar, banyak melibatkan tenaga kerja, dan perputaran uang di dalamnya juga cepat bisa melebihi 100%,” ungkap Amanda Katili, Ambasador for Indonesia World Food Travel Association.

Namun, untuk memulai usaha bisnis kuliner yang cukup menjanjikan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Seperti memilih kualitas bahan yang bagus untuk menjaga makanan tetap enak. “Hal pertama yang membuat pelanggan tertarik adalah mutu makanan itu sendiri. Seperti bahan bakunya dan rasa,” tambah Amanda.

Hal lainnya yang juga harus diperhitungkan adalah lokasi. Ini menjadi hal penting dalam memulai bisnis kuliner dan menjadi bekal utama untuk pelaku bisnis kuliner. ‎Tempat yang strategis menjadi penentu untuk meningkatkan omzet penjualan. Pastinya akan menjadi sia-sia jika salah memilih lokasi. “Lokasi yang bagus adalah dekat dengan daerah wisata atau daerah yang memang masih banyak aktivitas masyarakat,” ujar Amanda.

Amanda menambahkan, tempat yang strategis memang menjadi pilihan utama. Namun, saat ini hal tersebut sudah tidak begitu penting lagi karena banyak tempat makan yang tidak melihat hal tersebut. Meskipun di daerah tidak strategis, tapi tetap dicari orang.

“Yang paling penting adanya penyesuaian antara tempat dan target konsumennya,” jelasnya. Faktor lainnya yang juga mendukung itu semua adalah persepsi, terutama untuk para pelaku bisnis baru di bidang kuliner. Hal ini bisa berkaitan dengan simbol, baik berupa tampilan interior maupun eksterior ruangan. Tak hanya itu, ini juga berkaitan dengan bagaimana makanan tersebut dikemas. (Aprilia S Andyna)
(nfl)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak