alexametrics

BI Siap Jaga Stabilitas Rupiah Melalui Berbagai Jurus Kebijakan

loading...
BI Siap Jaga Stabilitas Rupiah Melalui Berbagai Jurus Kebijakan
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan bank sentral senantiasa menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui berbagai instrumen kebijakan. Serangkaian jurus sudah ditempuh Bank Indonesia, termasuk berkoordinasi erat dengan pemerintah menghadapi gejolak kurs rupiah.

Seperti pada 29 Juni lalu, dengan menaikkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 50 bps menjadi 5,25%. Hal ini mendapat persepsi positif investor dan mendorong arus masuk modal asing ke Indonesia.

"Langkah ini juga disambut baik pelaku pasar sehingga turut mendorong terjaganya stabilitas nilai tukar rupiah," ujar Perry di Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Menurut Perry, koordinasi Bank Indonesia dengan Pemerintah dan otoritas terkait akan terus diperkuat untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan serta memperkuat implementasi reformasi struktural. Koordinasi yang erat diharapkan dapat mendorong ekspor, mengurangi impor, mendorong pariwisata dan arus masuk modal asing.

Dia menambahkan, Bank Indonesia akan terus berada di pasar untuk melanjutkan upaya stabilisasi nilai tukar rupiah sesuai kondisi fundamentalnya dengan tetap mendorong bekerjanya mekanisme pasar. Kebijakan tersebut ditopang oleh pelaksanaan operasi moneter yang diarahkan untuk menjaga kecukupan likuiditas baik di pasar valas maupun pasar uang.

"Di samping itu, relaksasi kebijakan LTV yang mendapat sambutan positif dari dunia usaha dan perbankan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan kredit atau pembiayaan di sektor properti, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi secara umum," jelasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak