alexametrics

Indonesia Bakal Dapat Rp840 Triliun dari Freeport

loading...
Indonesia Bakal Dapat Rp840 Triliun dari Freeport
Presiden dan CEO Freeport-McMoRan Richard Adkerson. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Setelah melalui perjuangan panjang hampir dua tahun, Pemerintah Indonesia akhirnya berhasil mengambil alih 51% saham PT Freeport Indonesia. Dalam kesepakatan Head of Agreement (HoA) yang digelar hari ini, Kamis (12/7/2018) di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, kesepakatan ini bisa meningkatkan pertambangan di Papua dan memberi manfaat besar bagi Indonesia.

Presiden dan CEO Freeport-McMoRan, Richard Adkerson mengatakan, dalam perjanjian ini, pihaknya telah menyepakati perpanjangan operasi tambang PT Freeport Indonesia sampai tahun 2041.

PT Freeport Indonesia, kata dia, meyakini perpanjangan operasi akan memberikan jaminan masuknya investasi miliaran dolar dan memberi kepastian bagi seluruh pemegang saham.

"Dengan kepastian investasi sampai 2041, kami memperkirakan manfaat langsung kepada pemerintah pusat dan daerah, serta dividen kepada Inalum dapat melebihi USD60 miliar," kata Richard, Kamis (12/7/2018). Jika dikonversi ke dalam rupiah, nilai USD60 miliar setara dengan Rp840 triliun (kurs Rp14.000 per USD).

Perjanjian HoA ini dihadiri Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Direktur Utama Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Budi Gunadi Sadikin, dan perwakilan Freeport.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak