alexametrics

Cianjur Potensial Jadi Penyangga Benih Bawang Putih Nasional

loading...
Cianjur Potensial Jadi Penyangga Benih Bawang Putih Nasional
Kabupaten Cianjur sangat potensial menjadi sentra dan penyangga benih bawang putih di Jawa Barat maupun nasional dengan lahan yang cocok untuk pengembangan bawang putih. Foto/Sudarsono
A+ A-
JAKARTA - Kabupaten Cianjur sangat potensial menjadi sentra dan penyangga benih bawang putih di Jawa Barat maupun nasional. Lahan pertanian yang berada di ketinggian 800-1.200 dpl dengan kondisi agroklimat sangat cocok untuk pengembangan bawang putih.

“Cianjur akan kami dorong menjadi sentra dan penyangga benih nasionalmengingat potensi sumberdaya alam dan SDM yang cukup besar dan strategis,” ujar Kasubdit Bawang Merah dan Sayuran Umbi DirektoratJenderal Hortikultura Agung Sunusi di Jakarta.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, pihaknya siap mengalokasikan anggaran APBN 2018 untuk bantuan benih, saprodi dan alsin kepada petani di wilayah ini. Saat ini mayoritas petani Cianjur menanam bawang putih varietas Sangga Sembalun dan Lumbuh Putih.

“Untuk mencapai swasembada bawang putih 2021, Cianjur juga kami dorong untuk bermitra dengan para importir wajib tanam dan produksi 5%,” ujar Agung Sunusi.

Saat ini sudah ada dua importir yang siap bekerja sama dan bermitra dengan kelompok tani di Kabupaten Cianjur. “Ini tentunya akan memberikan dorongan semangat bagi para petani dalam mengembangkan bawang putih di wilayah Cianjur,” pungkasnya.

Kepala Bidang Hortikultura, Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur Hasan mengatakan, potensi pengembangan bawang putih di Cianjur mencapai 3.750 hektare (ha) yang tersebar di empat kecamatan. Di Kecamatan Sukaresmi terdapat 1.000 ha, Pacet 300 ha, Sukanegara 1.700 ha dan Cugenang 750 ha.

“Cianjur siap menjadi sentra baru sekaligus menjadi penyangga benih bawang putih nasional menuju swasembada bawang putih 2021,” ungkapnya.

Ajat Sudrajat, champion bawang putih Kabupaten Cianjur mengungkapkan kelompok tani binaannya antusias mengembangkan bawang putih. “Hal ini terlihat dari beberapa kelompok tani kami di wilayah Kecamatan Cugenang dan Cipanas melakukan pertanaman secara swadaya,” katanya.

Kelompok binaannya telah melakukan tanam perdana seluas 5 ha pada Selasa (10/07) di Desa Batu Lawang, Kecamatan Cipanas bersama Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman. “Ini membuktikan bahwa pemerintah daerah sangat konsen dalam mendukung pengembangan bawang putih di Cianjur,” katanya.

Ketua Gapoktan Mujagi Cipendawa Pacet Cipanas Suhendar menambahkan, para petani di daerah Pacet telah melakukan pertanaman bawang putih varietas Sangga Sembalun dan sudah panen dengan luasan 5 ha. “Hasilnya alhamdulillah bisa mencapai 7-8 ton/ha dengan sistem tumpang sari,” katanya.

Sejak awal pihaknya intens berkomunikasi dengan dinas dan pihak Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Jawa Barat agar hasil panennya menjadi benih untuk ditanam selanjutnya. “Saat ini benih tersebut kami simpan untuk persiapan benih dan sudah dilakukan proses sertifikasi oleh BPSB Jawa Barat,” kata Suhendar.

Diharapkan olehnya kelompok tani yang dipimpinnya bisa menjadi mandiri benih sekaligus menjadi penyangga benih di Jawa Barat dan bahkan nasional.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak