alexametrics

MARK Siap Lakukan Ekspansi Bisnis ke Industri Sanitasi

loading...
MARK Siap Lakukan Ekspansi Bisnis ke Industri Sanitasi
Presiden Direktur MARK Ridwan Goh menyerahkan bantuan pendidikan kepada siswa kurang mampu yang berdomisili di Tanjung Morawa, Sumut. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK), emiten produsen cetakan sarung tangan yang berlokasi di Sumatera Utara, siap melakukan ekspansi bisnis ke industri sanitasi (sanitary). Kini perseroan telah menyelesaikan proses pembelian lahan seluas 10 hektare (ha) yang berlokasi di Tanjung Morawa, Sumatera Utara.

Presiden Direktur MARK Ridwan Goh mengatakan pembelian lahan ini akan digunakan untuk pengembangan usaha saat ini sebagai produsen utama cetakan sarung tangan kelas dunia. "Kami akan mengembangkan bisnis produk sanitasi yang saat ini permintaannya sangat menjanjikan," kata Ridwan, Senin (16/7/2018).

Dia menjelaskan, dari hasil kajian internal, sektor properti sebagai segmen utama produk sanitasi masih mengalami tekanan. Namun demikian kesadaran masyarakat akan kesehatan semakin meningkat, dengan bukti produksi perseroan yang selalu meningkat dari waktu ke waktu. "Prediksi awal tersebut kian diperkuat dengan belum adanya pabrik produk sanitasi di kawasan Sumatera. Ini tentu akan menjadi peluang pasar yang besar," ujarnya

Menurut Ridwan, bisnis baru yang akan dijalankan perseroan akan mendukung bisnis inti yang dimiliki saat ini. Cetakan sarung tangan yang diproduksi perseroan telah terbukti diterima pasar karena kualitasnya. "Produk sanitasi pada dasarnya berbahan baku sama dengan cetakan sarung tangan, sehingga dengan kemampuan yang dimiliki kami yakin pengembangan produk kami akan diterima pasar," ungkapnya.

Perseroan sendiri mencatat pencapaian kinerja yang signifikan pada triwulan pertama tahun 2018. Tercatat peningkatan penjualan sebesar 54,9% menjadi Rp78,472 miliar dibanding periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp50,639 miliar. Dengan pengelolaan biaya yang optimal, pencapaian laba bersih untuk periode tersebut mencapai Rp18,044 miliar, atau tumbuh sebesar 210,3% dibandingkan triwulan pertama tahun 2017 sebesar Rp5,815 miliar.

"Kami yakin dengan peningkatan kinerja yang berkesinambungan. Target kami pada tahun 2020 setelah pabrik sanitary beroperasi diharapkan dapat meningkatkan kinerja perseroan secara signifikan," kata Ridwan.

Perseroan tidak ketinggalan juga aktif memberikan bantuan dana pendidikan kepada siswa dan siswi yang kurang mampu yang berdomisili di Tanjung Morawa dan sekitarnya. MARK berperan aktif memberikan kontribusi kepada masyarakat. Bantuan dana pendidikan sebesar Rp53,4 juta ini diserahkan langsung oleh Presiden Direktur MARK, Ridwan kepada siswa-siswi yang didampingi oleh orang tuanya.

"Perseroan melaksanakan kegiatan ini setiap tahunnya. Pemberian bantuan dana pendidikan ini merupakan tanggung jawab sosial perusahaan sebagai bentuk kepedulian dari segenap manajemen MARK untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengupayakan kemajuan bangsa dengan cara meningkatkan pendidikan dan menyukseskan program wajib belajar 9 tahun," tuturnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak