alexametrics

Rupiah Sesi I Terkapar Jadi Rp14.420/USD, IHSG Terkoreksi

loading...
Rupiah Sesi I Terkapar Jadi Rp14.420/USD, IHSG Terkoreksi
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga sesi siang perdagangan, Kamis (19/7/2018) masih terus terkapar saat IHSG sesi I sedikit terkoreksi. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga sesi siang perdagangan, Kamis (19/7/2018) masih terus terkapar hingga menyentuh level Rp14.420/USD. Memburuknya mata uang Garuda terjadi saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I sedikit terkoreksi, meski masih berada dalam zona hijau.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hingga perdagangan sesi I hari ini masih tak berdaya di level Rp14.415/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari kemarin Rp14.405/USD.

Posisi rupiah juga tak jauh berbeda menurut data Bloomberg, yang siang ini anjlok ke level Rp14.425/USD atau tercatat tenggelam semakin dalam dari sebelumnya pada posisi Rp14.414/USD. Tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.415 hingga Rp14.422/USD.

Sementara menurut Yahoo Finance, rupiah jatuh pada perdagangan sesi I di posisi Rp14.420/USD atau tidak lebih baik dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.398/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp14.398-Rp14.425/USD.



Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah terlihat tertahan di zona merah pada level Rp14.418/USD. Posisi ini lebih rendah dari posisi sebelumnya di level Rp14.406/USD.

Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan sedikit berubah pada level 5.903,33 lewat kenaikan tipis 12,60 poin atau 0,21%. Dalam sesi sebelumnya, bursa saham Tanah Air dibuka melompat naik 24,990 poin setara 0,424% menjadi 5.915,72 dan kemarin berakhir pada level 5.910,24 atau meningkat 80,53 poin.

Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang ini mayoritas bergerak pada jalur hijau. Kenaikan tertinggi terjadi pada sektor industri dasar mencapai 1,88% diikuti lonjakan sektor perkebunan naik 0,92%. Sektor dengan pelemahan terdalam yakni perdagangan usai kehilangan sebesar 1,03%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,44 miliar dengan 5,34 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp10,37 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,37 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,38 triliun. Tercatat 224 saham naik, 145 turun dan 120 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dan PT Astra International Tbk. (ASII). Di sisi lain saham-saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Map Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA) serta PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak