alexametrics

Petrokimia Bersiap Ekspor Pupuk Non Subsidi ke Filipina dan India

loading...
Petrokimia Bersiap Ekspor Pupuk Non Subsidi ke Filipina dan India
Setelah melakukan penetrasi di pasar nasional, PT Petrokimia Gresik (PG) membidik pasar luar negeri dengan dua negara tujuan yakni Filipina dan India. Foto/Ilustrasi
A+ A-
GRESIK - Setelah melakukan penetrasi di pasar nasional, PT Petrokimia Gresik (PG) membidik pasar luar negeri. Anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) tersebut berencana melakukan ekspor pupuk non subsidi. Ada dua Negara yaitu Filipina dan India yang menjadi tujuan ekspor pupuk non subsidi. Rencananya, ekspor perdana direalisasikan pada semester kedua 2018.

Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Nugroho Christijanto menyatakan, bila pada semester pertama tahun ini fokus dalam negeri. Setelah memenuhi kebutuhan pupuk subsidi yang menjadi jatah Petrokimia, juga melakukan penjualan pupuk non subsidi ke perusahaan nasional. “Secara capaiannya memang masih di bawah target. Namun, kami memiliki kapasitas 150-250 ribu ton untuk yang pupuk non subsidi, sehingga masih cukup untuk ekspor," katanya, Selasa (24/7/2018).

Dua pekan lalu, PG sukses menyuplai kebutuhan pupuk Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR). Tidak tanggung-tanggung, asosiasi di lingkungan PT Perkebunan Nusantara X yang merupakan anggota holding PT Perkebunan Nusantara III (Persero) itu membutuhkan 278 ton pupuk non subsidi. Total nilainya transaksi mencapai Rp1,2 miliar.

Saat itu, Direktur Pemasaran Petrokimia Gresik, Meinu Sadariyo menyatakan, bila kesepakatan itu ditandai dengan penyerahaan simbolis penjualan pupuk non-subsidi kepada APTR di Pabrik Gula Gempolkrep, Mojokerto, kemarin. Nantinya, total rincian kebutuhan pupuknya terdiri dari 163 ton ZA dan 115 ton NPK Kebomas 15-15-15. “Ini merupakan sinergi untuk saling mendukung dan memperkuat bisnis di antara perusahaan BUMN, dalam hal ini adalah Petrokimia Gresik dengan PTPN X,” ujarnya.

Dijelaskannya pupuk non subsidi ZA dan NPK Kebomas akan dimanfaatkan petani tebu di bawah naungan sejumlah pabrik gula milik PTPN X. Di antaranya adalah Pabrik Gula Gempolkrep, Djombang Baru, Tjoekir, Lestari, Meritjan, Pesantren Baru, Ngadirejo, dan Modjopanggoong.

Dijelaskan, bila kerja sama itu merupakan peluang untuk memperluas dan memperkuat produk non subsidi di pasar domestik. Sisi lain, bagi PTPN X tentunya akan mendapat pupuk berkualitas, kontinuitas pasokan, dan tentunya harga yang kompetitif dari Petrokimia Gresik.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak