alexametrics

IHSG Berakhir Merayap Tipis Iringi Lompatan Tinggi Bursa China

loading...
IHSG Berakhir Merayap Tipis Iringi Lompatan Tinggi Bursa China
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi sore perdagangan, Selasa (24/7/2018) berakhir menanjak naik untuk mengiringi lompatan tinggi bursa saham Asia. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi sore perdagangan, Selasa (24/7/2018) berakhir menanjak naik untuk mengiringi lompatan tinggi bursa saham Asia dipimpin pasar saham China. IHSG ditutup merayap tipis 0,27% atau 16,05 poin ke level 5.931,84.

IHSG pada sesi I perdagangan siang tadi, parkir ke level 5.933,59 dengan tambahan 17,79 poin atau setara dengan 0,30%. Dibandingkan kemarin bursa saham Tanah Air ditutup naik 43,012 poin setara 0,732% menjadi 5.915,80.

Sektor saham dalam negeri hampir semuanya terapresiasi dengan sektor industri dasar mencetak lesatan tertinggi sebesar 1,23% serta properti menanjak 0,64%. Sedangkan pelemahan terdalam menimpa sektor perkebunan usai kehilangan mencapai 0,40%.



Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,06 triliun dengan 10,19 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp369,37 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,22 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,59 triliun. Tercatat sebesar 208 saham menguat, 179 melemah dan 147 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Astra Graphia Tbk. (ASGR) meningkat Rp55 menjadi Rp1.480, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) bertambah Rp40 di posisi Rp1.885 dan PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) meningkat Rp30 menjadi Rp1.025.

Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun Rp1.150 menjadi Rp21.750, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) menyusut Rp700 menjadi Rp5.600 serta PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) lebih rendah Rp250 menjadi Rp18.000.

Bursa saham Asia sebagian besar menguat di akhir sesi perdagangan, Selasa dipimpin lonjakan tertnggi pasar saham China. Seperti dilansir CNBC, hari ini investor masih memantau imbal hasil obligasi dan penurunan mata uang yuan China.

Ekuitas Cina memperpanjang tren kenaikan dengan komposit Shanghai melompat 1,62% hingga ditutup pada level 2.905,94 untuk membukukan kenaikan dalam tiga sesi beruntun. Komposit Shenzhen yang lebih kecil naik 1,51% menjadi 1.625,84 dan indeks CSI 300 blue-chip bertambah 1,59% pada sesi penutupan.

Kenaikan ini terjadi setelah Dewan China pada awal pekan kemarin menerangkan bakal menerapkan kebijakan fiskal lebih kuat seiring tekanan terhadap ekonomi. Sementara itu, Yuan melanjutkan tren pelemahan hingga mencapai sebesar 0,6% dalam perdagangan sebelumnya.

Di sisi lain Indeks Hang Seng juga meningkat ke posisi 28,662.57 dengan tambahan 1.44% hingga perdagangan sore saat sektor material properti dan konstruksi mencetak keuntungan tajam diikuti lompatan sektor keuangan. Raihan positif juga terlihat pasar saham Jepang ditopang raihan keuntungan oleh perusahaan besi dan baja.

Indeks Nikkei Jepang tercatat naik 0,51% atau sekitar 113,49 poin menjadi 22.510,48 saat sebagian besar sektor berlari pada zona hijau. Sedangkan indeks Kospi di Korea Selatan, bangkit hingga ditutup lebih tinggi lewat lonjakan 0,48% ke level 2.280,20.

Selanjutnya didorong raihan positif subindex material, bursa patokan Australia, ASX 200 lebih tinggi 0,61% hingga berakhir pada posisi 6,265.80. Indeks saham MSCI untuk Asia Pasifik di luar Jepang turut naik 0,62% selama perdagangan sesi sore Asia.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak