alexametrics

Wall Street Melonjak Setelah Trump-Uni Eropa Setuju Hindari Perang Dagang

loading...
Wall Street Melonjak Setelah Trump-Uni Eropa Setuju Hindari Perang Dagang
Wall Street ditutup menguat setelah Trump dan Uni Eropa setuju menghindari perang dagang. Foto/CNBC
A+ A-
NEW YORK - Pasar saham Amerika Serikat alias Wall Street ditutup naik tajam pada perdagangan Rabu waktu setempat, setelah Presiden AS Donald Trump dan Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker setuju menurunkan tarif untuk menghindari perang dagang.

Melansir CNBC, Kamis (26/7/2018), Juncker datang ke Washington membahas masalah perdagangan. Hubungan perdagangan AS dan Uni Eropa telah tegang dalam beberapa bulan terakhir. Juni lalu, Trump mengancam mengenakan tarif bagi impor mobil dari Uni Eropa. Dan pekan lewat, Komisaris Perdagangan Uni Eropa Cecilia Malstrom menyayangkan sikap AS, dan menambahkan jika dilakukan maka blok tersebut telah menyiapkan daftar balasan.

Dengan "membaiknya" hubungan ini, Uni Eropa menyatakan setuju untuk mengimpor lebih banyak kedelai dan gas alam dari Amerika Serikat. Selain itu, Uni Eropa juga setuju untuk menurunkan tarif pada barang-barang industri AS.



Perjanjian ini membuat indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 172,16 poin menjadi 25.414,10, setelah jatuh lebih dari 100 poin di awal sesi. Indeks Nasdaq melonjak 1,2% ke level tertinggi sepanjang masa menjadi 7.932,24 karena melompatnya saham-saham teknologi. S&P 500 juga menguat 0,9% menjadi 2.846,07, karena saham teknologi naik 1,5%.

Selain perjanjian di atas, pasar saham AS diperkirakan semakin meningkat. Pasalnya, Departemen Perdagangan AS akan merilis tampilan pertama dari pertumbuhan ekonomi negeri Paman Sam di kuartal II 2018 pada Jumat besok. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memprediksi ekonomi AS akan tumbuh 4,1%.

"Selama beberapa bulan, kami dikhawatirkan tentang perang tarif, tetapi di saat bersamaan, ekonomi AS sedang booming," kata Bruce Bittles, kepala strategi investasi di Baird. Meski tren keseluruhan pasar sedang di atas, ia menambahkan perang tarif bisa membuat ekonomi global melambat dan berdampak pada ekonomi Amerika Serikat.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak