alexametrics

IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat Menjadi 5.989, Bursa Asia Mixed

loading...
IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat Menjadi 5.989, Bursa Asia Mixed
IHSG ditutup menguat tipis pada perdagangan akhir pekan, Jumat (27/7/2018) saat bursa Asia bergerak variatif ketika pasar saham China tertinggal. Foto/Ilustrasi, SINDO Photo
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis pada perdagangan akhir pekan, Jumat (27/7/2018) saat bursa Asia bergerak variatif ketika pasar saham China tertinggal. Di sesi sore, IHSG berakhir menguat di level 5.989,14 dengan tambahan 43,00 poin atau 0,72%.

Pada awal perdagangan, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat mengalami kenaikan mencapai sebesar 8,460 poin yang setara 0,142% menjadi 5.954,60. Posisi ini meningkat dibandingkan dari penutupan Kamis (26/7) sebesar 5.946,14 poin.

Sektor saham hingga perdagangan sore kebanyakan berada dalam zona hijau. Kenaikan tertinggi dipimpin lesatan aneka industri lewat lonjakan 3,66% diikuti sektor pertambangan melesat 1,93%. Sementara, satu-satunya sektor yang melemah yaitu perkebunan dengan penurunan -0,93%.



Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp10,85 triliun dengan 14,97 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp502,10miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,94 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,44 triliun. Tercatat sebesar 212 saham menguat, 185 melemah dan 151 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menanjak Rp2.000 menjadi Rp72.550, PT Astra International Tbk. (ASII) naik Rp300 ke posisi Rp6.975 serta PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) meningkat Rp100 menjadi Rp2.840.

Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) lebih rendah Rp1.450 di posisi Rp19.550, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun Rp50 menjadi Rp18.100 dan PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) jatuh Rp50 menjadi Rp6.125.

Di sisi lain, pasar Saham Asia ditutup bervariasi pada hari Jumat, dengan lompatan Australia sementara pasar utama lainnya di wilayah tersebut berubah dalam kinerja yang lebih terukur karena investor fokus pada berita utama perdagangan dan peristiwa ekonomi yang akan datang.

Indeks Nikkei 225 di Jepang naik tipis sebesar 0,56% atau 125,88 poin hingga ditutup pada sesi tertinggi 22.712,75. Keuntungan terlihat di sebagian besar sektor, tetapi sektor pialang sekuritas turun 3,3% dengan Nomura jatuh 5,79% setelah melaporkan laba bersih pada kuartal yang berakhir pada Juni turun menjadi 5,2 miliar yen.

Pertemuan Bank of Japan pekan depan diharapkan menjadi titik fokus bagi investor. Di tempat lain, indeks Kospi Korea Selatan bertambah 0,26% untuk berada di level 2,294.99 dalam sesi penutupan untuk mengiringi bursa Australia yang juga mencatat kenaikan lebih meyakinkan dari 0,89% untuk ditutup pada level tertingginya dalam satu dekade, menurut perhitungan Reuters.

Pasar saham China tertinggal dengan komposit Shanghai ditutup lebih rendah sebesar 0,3% pada posisi 2,873.59 dan Komposit Shenzhen sedikit membaik 0,66%. Indeks saham MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang juga turut memangkas sedikit penurunan yang terlihat di pagi hari untuk naik 0,43% di perdagangan sesi sore Asia.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak