alexametrics

Sri Mulyani Soroti Penurunan Kinerja Industri Kimia

loading...
Sri Mulyani Soroti Penurunan Kinerja Industri Kimia
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan beberapa sektor yang mengalami penurunan investasi. Mantan direktur pelaksana bank dunia ini menyoroti turunnya kinerja industri kimia dan farmasi. Di kuartal II 2018, industri kimia, farmasi, dan obat tradisional turun atau negatif 2,12 %( yoy).

Menurut Sri Mulyani, penurunan industri kimia disebabkan oleh depresiasi rupiah terhadap dolar AS. Sebab bahan baku industri kimia dan farmasi tersebut banyak berasal dari impor.

"Kimia tertekan pengaruh impor karena konten impornya tinggi," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (7/8/2018).



Namun hal itu tidak akan membuat investasi menurun. Sebab, beberapa sektor seperti pertanian dan jasa transportasi meningkat untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi ke depannya.

"Pertanian yang kemudian di atas 4% mendekati 5% sangat sehat. Konstruksi meningkat bagus, perdagangan stabil. Jasa transportasi meningkat. Jika manufaktur bisa tumbuh lebih tinggi, itu akan menjadi penyumpang produksi," jelasnya.

Tidak hanya itu, untuk menjaga konsumsi tetap tinggi hingga akhir tahun, Sri Mulyani mengandalkan beberapa perhelatan akbar yang diselenggarakan pemerintah.

"Kan ada Asian Games, Annual Meeting IMF-World Bank, dan kalau kalian selalu gembira pasti akan bagus," jelasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak