alexametrics

Nasdaq Menang Tujuh Hari Beruntun, Terpanjang Sejak Maret

loading...
Nasdaq Menang Tujuh Hari Beruntun, Terpanjang Sejak Maret
Wall Street ditutup bergelombang akibat meningkatnya ketegangan perdagangan AS dan China. Foto/Istimewa
A+ A-
NEW YORK - Indeks Nasdaq pada perdagangan Rabu waktu Amerika Serikat, ditutup naik tipis 0,1% menjadi 7.888,33. Nasdaq menguat berkat kenaikan saham Facebook sebesar 0,8%, Amazon naik 1,3% dan Alphabet--induk Google--bertambah 0,4%. Hal ini menjadikan Nasdaq memposting kemenangan beruntun tujuh hari, kemenangan terpanjang sejak 12 Maret 2018.

Melansir dari CNBC, Kamis (9/8/2018), pasar saham Amerika Serikat alias Wall Street ditutup bergelombang. Bila Nasdaq menguat, lain halnya indeks Dow Jones Industrial Average yang tergelincir 45,16 poin menjadi 25.583,75, dengan kemunduran dari saham Disney. Begitu pula indeks S&P 500 yang melemah tipis menjadi 2.857,70.

Mayoritas Wall Street melemah seiring meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dengan China. Perwakilan Perdagangan AS merilis daftar final senilai USD16 miliar barang-barang China yang akan terkena tarif 25%. Kebijakan ini mulai berlaku pada 23 Agustus mendatang.

Kementerian Perdagangan China membalas dengan mengumumkan tarif 25% bagi barang-barang AS senilai USD16 miliar. Barang yang ditargetkan adalah kendaraan berpenumpang besar, sepeda motor, bahan bakar, serta kabel serat optik.

Tensi perang dagang ini membuat saham-saham perusahaan eksportir besar seperti Caterpillar turun 1,9% dan Boeing melemah 0,9%. Investor global pun kini terus mengawasi perkembangan perang dagang antara Amerika Serikat dengan China. "Ketegangan perdagangan mendorong pasar tergelincir," ujar Art Hogan, kepala strategi pasar di B. Riley FBR.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak