Dorong Produk UMKM Go Internasional Lewat Trade Connect Bank Jatim 2024

Selasa, 27 Februari 2024 - 08:21 WIB
loading...
Dorong Produk UMKM Go...
Bank Jatim mendorong produk UMKM go internasional melalui Trade Connect Bank Jatim 2024. FOTO/Lukman Hakim
A A A
SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim telah melakukan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) dalam acara Trade Connect Bank Jatim 2024 pada, Senin (26/2/2024).

Bertempat di Ballroom Morazen Hotel Surabaya, PKS tentang Pengembangan Komunitas Ekspor dan Penguatan Ekspor Jatim itu ditandatangani oleh Direktur Keuangan, Treasury & Global Services Bank Jatim Edi Masrianto dan Kepala Pengelola Export Center Surabaya yang juga selaku Sekjen DPP GPEI Toto Dirgantoro.

Kemudian MoU tentang Layanan Jasa Keuangan ditandatangani oleh Edi Masrianto dan Ketua Umum DPP GPEI Benny Sutrisno. Turut hadir juga dalam kesempatan tersebut 17 UMKM binaan Bank Jatim.

Baca Juga: Bank Jatim dan BPJS Ketenagakerjaan Dukung Kesejahteraan 12 Ribu Pekerja Rentan

Direktur Keuangan, Treasury & Global Services Bank Jatim Edi Masrianto menjelaskan, ruang lingkup PKS dengan GPEI ini mencakup banyak hal. Antara lain pelatihan ekspor, pengembangan komunitas, penggunaan jasa dan layanan Bank Jatim, sampai fasilitas business matching GPEI baik online maupun offline.

“Semua fasilitas tersebut bisa dinikmati oleh pelaku usaha IKM dan UKM, termasuk komunitas yang memiliki produk unggulan berorientasi ekspor di Jatim,” katanya.

Bank Jatim, kata dia, akan menyediakan pendampingan untuk mendukung terlaksananya program pengembangan komunitas di Jatim, memfasilitasi sebagai narasumber dalam kegiatan pelatihan dan pengembangan komunitas khususnya bidang layanan jasa perbankan.

"Kami juga memberikan support kepada IKM/UKM berupa bantuan pengiriman sample product kepada calon pembeli luar negeri kegiatan online business matching," tegasnya.

Kemudian, terkait MoU dengan GPEI Jatim tentang Layanan Jasa Keuangan itu mencakup rencana kerja sama di bidang funding, lending, dan berbagai transaksi perbankan lainnya.

"Nah, melalui penandatanganan PKS dan MoU ini semoga para pelaku UMKM nantinya dapat meningkatkan daya saing dan bisa memperkenalkan produk-produk serta industri Jatim di pasar global," tutur Edi.

Selain PKS dan MoU, dalam kegiatan Trade Connect Bank Jatim 2024 juga berlangsung business matching yang dapat menambah koneksi UMKM dengan buyer luar negeri, khususnya pasar Amerika yang juga turut dihadirkan sekarang.

Menurut Edi, Trade Connect Bank Jatim 2024 merupakan salah satu bentuk komitmen perseroan untuk dapat terus membersamai para nasabah mitra binaan dan sekaligus menjadi jembatan dalam rangka menciptakan peluang serta membuka pasar baru.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan Bantuan CSR ke Dua Pemkab Sekaligus

Tujuannya supaya para nasabah mitra binaan Bank Jatim mampu bersaing, naik kelas, dan ke depannya dapat melakukan ekspor mandiri. Karena biasanya UMKM sering terkendala dalam memperluas pasar dan bersaing secara efektif.

"Maka dari itu, kami berharap lewat business matching ini, UMKM dapat sama-sama belajar dan menggali peluang hingga nantinya produk-produk mereka bisa go international dan terjadi dealing transaksi. Kami juga akan mendapat impact positif seperti peningkatan DPK dan transaksi trade finance," papar Edi.

Pihaknya berkomitmen akan terus mendorong pelaku usaha untuk meramaikan pasar luar negeri. Sebab, ekspor memiliki peranan yang cukup besar dalam pertumbuhan ekonomi negara dan berpotensi menciptakan lapangan kerja baru serta menyumbang devisa negara. "Oleh karena itu peningkatan ekspor harus terus kita dorong," ucap Edi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
JRP Insurance Hadir...
JRP Insurance Hadir di Jakarta Fair 2026, Jamin Perlindungan Asuransi bagi Pengunjung
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
DANA Indonesia Dorong...
DANA Indonesia Dorong Finalis SisBerdaya dan DisBerdaya 2026 Tumbuhkan Bisnis Berkelanjutan
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Rekomendasi
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
16 Bank Bangkrut hingga...
16 Bank Bangkrut hingga November 2024, Ini Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved